Categories
Berita Utama Bitung Featured

Cegah Covid-19, Polres Bitung Perketat Pemeriksaan di Pos Terpadu KEK

MANADO || Manadozone.com-Polres Bitung melaksanakan upaya pembatasan kegiatan masyarakat dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19, Jumat (12/02/2021) pagi, di Pos Terpadu Pengendalian Covid-19 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Kegiatan tersebut dilakukan bersama Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Kesehatan Kota Bitung, berupa pengukuran suhu tubuh dan rapid test secara acak terhadap masyarakat pengguna jalan.

Petugas gabungan menghentikan setiap kendaraan bermotor yang masuk wilayah Kota Bitung, kemudian mengukur suhu tubuh pengendara beserta penumpangnya.

Informasi diperoleh, dari 284 orang yang diukur suhu tubuhnya, 36 di antaranya bersuhu tubuh melebihi 37 derajat celcius. Selanjutnya dilakukan rapid test terhadap 36 orang tersebut, dan hasilnya 5 orang dinyatakan reaktif.

Kelima orang dengan hasil rapid test reaktif ini kemudian disarankan untuk melakukan isolasi mandiri. Khusus yang di luar Kota Bitung diminta untuk kembali dan melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan adanya kegiatan tersebut. “Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 juga sudah dan terus dilakukan oleh seluruh jajaran Polda Sulut,” ujarnya, Jumat siang.

Terkait pembatasan kegiatan masyarakat, khususnya selama libur panjang Tahun Baru Imlek ini, Kombes Pol Jules Abraham Abast juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi mobilitas, dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Masyarakat diimbau tetap di rumah saja, tidak melakukan perjalanan kecuali ada hal yang sangat penting dan mendesak. Ini sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, demi keamanan dan kesehatan bersama,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

(***)

Categories
Berita Utama Featured Tomohon

Walikota Eman Beserta Jajaran dan Tenaga Kesehatan Melakukan Vaksinasi Covid-19

Manadozone||Tomohon – Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman, S.E.Ak., C.A , melakuka vaksinasi Covid-19 yang kedua,  setelah sebelumnya menerima vaksinasi covid-19, pada dua pekan yang lalu (15 Januari 2021).

Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 yang keduaini, juga  untuk jajaran Pimpinan Daerah dan Tenaga Kesehatan. Jumat (29/1/2021), bertempat di Rumah Sakit Umum Daerah Anugerah Tomohon.

Dikatakan Eman, .pelaksanaan vaksin ini sangat penting untuk untuk kesehatan di masa pandemi ini. Bagi masyarakat kiranya dapat mensukseskan program vaksinasi ini.

“Ketika tiba giliran kita untuk divaksin silahkan menuju ke rumah sakit, puskesmas atau klinik pelaksana suntikan vaksin. Karena kalau ada yang takut atau tak mau disuntik akan merugikan diri sendiri dan orang lain.: kata Eman.

Dengan dilaksanakannya penyuntikan vaksin kepada par pimpinan daerah dan tenaga kesehatan makan masyarakat tak usah ragu dan takut untuk disuntik vaksin ini, yang telah di jamin pemerintah.

Turut juga di vaksinasi Covid-19 yang kedua ini Kapolres Tomohon AKBP. Bambang Ashari Gatot, S.I.K., M.H., Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kota Tomohon Drs. O. D. S. Mandagi dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kota Tomohon Drs. Gerardus Mogi.

Hadir juga pada kegiatan ini Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kota Tomohon dr. Deesje Liuw, M.Biomed. dan Kepala Rumah Sakit Umum Daerah Anugerah Kota Tomohon dr. Simon Pati, S.H., MARS.. (Rdk/JP)

Categories
Berita Utama Tomohon

Potuh : Jumah Kasus Covid-19 di Tomohon 1.293

Manadozone||Tomohon – Tidak sebanyak sebelumnmy, kasus terkonfoirmasi positif Covid-19 di Kota Tomohon masih terus bertambah. Data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Tomohon, hingga Minggu (24/1/2021) ada 1.293 kasus atau bertambah 11 dari jumlah sebelumnya 1.282 kasus.

”Kita masih berada di pandemi Covid-19. Kami tak henti-hentinya mensosialisasikan protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan tidak berkerumun. Jika patuh pada protokol kesehatan, kita akan terhindar dari Covid-19. Jadi, masyarakat supaya tidfak lengah atau pandang enteng dengan protokol kesehatan dalam beraktivitas,” ujar Juru Bicara GTPP Covid-19 Kota Tomohon Yelly Potuh SS.

Diketahui, terrkonfirmasi positif Covid-19 dirawat di rumah sakit saat ini berjumlah 81 orang. Sementara isolasi mandiri atau dirawat di rumah 302 orang, sembuh 871 orang dan meninggal dunia 39 orang.

(***/JP)

Categories
Berita Utama Tomohon

Bertambah 27, Kasus Covid-19 Tomohon 1.272

Manadozone||Tomohon – Hingga saat ini, Warga terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tomohon masih menunjukkan penambahan signifikan. Data di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 hingga Kamis (21/1/2021) 1.272 kasus atau bertambah 27 kasus dari sebelumnya 1.245.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tomohon melalui juru bicaranya Yelly Potuh SS meminta kepada warga agar mematuhi protokol kesehatan. Pakai masker, cuci tangabn, jaga jarak, tidak berkerumun.

‘’Jangan lengah dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan, karena kita masih berada di situasi pandemi Covid-19. Pasien terkonfirmasi terus bertambah,’’ ujarnya.

Pihaknya lanjut Potuh terus melakukan tracing terhadap warga yang kontak erat dan saat ini tercatat ada 520 orang dari sebelumnya 443 orang.

Ditambahkan Potuh, di Kota Tomohon, penularan Covid-19 akhir-akhir ini berasal dari kegiatan-kegiatan dengan nmengumpulkan orang. Untuk itu, gugus tugas meminta agar masyarakat Kota Tomohon menjauhi kegiatan-kegiatan yang sifatnya mengumpulkan banyak orang.

(***/JP)

Categories
Berita Utama Tomohon

Angka Kematian Covid-19 Tomohon Mencapai 3,21 Persen

Manadozone||Tomohon – Melalui data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tomohon. Senin (17/01/2021) jumlah kasus Covid-19 berada pada angka 1.214,  bertambah 9 dari sehari sebelumnya 1.205. Yang dirawat di rumah sakit berjumlah 68 orang dan isolasi mandiri atau dirawat di rumah 332 orang.

Hal ini, Angka kematian Covid-19 di Kota Tomohon masih terbilang tinggi yakni 3,21 persen, melebihi nmgka kematian untuk Provinsi Sulawesi Utara 3,15 persen. Ini mengharuskan warga Kota Bunga harus terus waspada dan memeatuhi protokol kesehatan.

Meninggal dunia berjumlah 39 orang dan sembuh 775 orang. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak CA melalui juru bicara Yelly Potuh SS mengatakan, pihaknya terus melakukan tracing kepada mereka yang didua memiliki kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif dan saat ini yang kontak erat berjumlah 390 orang

Angka kesembuhan untuk Kota Tomohon 63,83 persen, lebih rendah dari Sulawesi Utara 72,20 persen, sementara prosentase kasus aktif 32 persen, lebih tinggi dari Sulawesi Utara yang berada pada angka 24,65 persen.

Untuk itu, Potuh berharap, masyarakat, terus jaga jarak, pakai masker, cuci tangan, tidak berkerumun. Kita masih berada di Pandemi Covid-19 dan tak tahu kapan akan berakhir.

(***/JP)

Categories
Berita Utama Tomohon

Tomohon Berlakukan PSBB Selama Zona Merah Covid-19

Manadozone||Tomohon – Kota Tomohon memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan mengurangi aktivitas selama berada pada Zona Merah pandemi Covid-19 yang diberlakukan,sejak  hari ini. Senin (11/01/2021)

Pemberlakuan PSBB ini sudah melalui keputusan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tomohon selama berstatus Zona Merah.

Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak CA meminta seluruh masyarakat Kota Tomohon untuk mematuhi dan memaklumi situasi dan kondisi yang ada saat ini.

‘’Mari kita dukung langkah-langkah dalam mencegah menyebarnya Virus Corona di Kota Tomohon. Kita cegah dengan memberlakukan pembatasan seperti ini. Semuanya demi kesehatan dan keselamatan masyarakat,’’ katanya.

Sementara Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot SIK MH mengatakan, kepada mereka yang melanggar aturan yang dikeluarkan pemerintah, akan ditindak sesuai hukum yang berlaku.

‘’Apa yang dilakukan ini semata-mata untuk menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat dari Covid-19,’’ kata Kapolres. Dari 44 kelurahan yang ada di Kota Tomohon, sebagian besar yakni 35 kelurahan diberlakukan PSBB.

Pemberlakuan PSBB itu sendiri untuk tempat kerja maksimal 50 persen. Lainnya Work From Home (WFH). Belajar-mengajar, terdiri dari daring, luring dan guling. Kebutuhan pokok beroperasi dengan pembatasan kapasitas.

Adapun, untuk Operasional pusat perbelanjaan hanya batas pukul 20:00 Wita, rumah makan/restoran maksimal 50 persen dan batas operasional pukul 20:00 Wita, konstruksi beroperasi dengan protokol kesehatan ketat, tempat ibadah maksimal 50 persen, fasilitas umum dan kegiatan sosial budaya beroperasi hingga  pukul 18:00 Wita. (***/JP)

Categories
Berita Utama Tomohon

Tomohon Bertambah 4 Kasus, Covid-19 Menjadi 1.124

Manadozone||Tomohon – Melalui sumber resmi reales Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Tomohon, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tomohon Selasa (5/1/2021) menjadi 1.124 atau bertambah 4 kasus dari angka sebelumnya. Sementara yang sembuh menjadi 691.

Tterkonfirmasi positif dirawat di rumah sakit berjumlah 49 orang, terkonfirmasi posisit dirawat/isolasi mandiri di rumah 691 orang.

Untuk itu,  juru bicara GTPP Covid-19 Kota Tomohon Yelly Potuh SS. Berharap agar Jangan lengah, teruslah menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir dan tidak berkerumun.

Diketahui juga, ntuk angka kesembuhan, 61,48 persen, angka kematian 2,93 persen serta kasus aktif 35,59 persen.

(***/Rdk)

Categories
Berita Utama Tomohon

Covid-19 di KotaTomohon Ada 1.120 Kasus

Manadozone||Tomohon – Hingga Minggu (3/1/2021) melalui  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tomohon tercatat berjumlah 1.120 atau bertambah 7 dari 1.113 pada sehari sebelumnya.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak CA yang juga Wali Kota Tomohon melalui juru bicara Yelly Potuh SS, mengatakan kasus Covid-19 di Kota Tomohon hingga Minggu (3/1/2021) di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tomohon tercatat berjumlah 1.120 atau bertambah 7 dari 1.113 pada sehari sebelumnya.

Konfirmasi positif dirawat di rumah sakit berjumlah 49 orang, sementara yang isolasi mandiri atau dirawat di rumah 347 orang.

Konfirmasi positif menibggal dunia 33 orang sementara yang sembuh 691 orang, bertambah 15 orang dari sebelumnya 676 orang.

Terkonfirmasi positif saat ini terbanyak masih di Tomohon Selatan dengan 143 orang. 17 dirawat di rumah sakiy dan 126 isolasi mandiri di rumah. Disusul Tomohon Tengah dengan 134 orang. 14 dirawat di rumah sakit, 120 isolasi mandiri di rumah.

Tomohon Utara 87 konfirmasi positif. 14 orang dirawat di rumah sakit dan 73 orang isolasi mandiri di rumah, disusul Tomohon Barat 25 konfirmasi positif, 3 dirawat di rumah sakit dan 22 isolasi mandiri. Paling sedikit Tomohon Timur yang hanya 7 terkonfirmasi positif. 1 dirawat di rumah sakit, 6 isolasi mandiri di rumah.

Untuk itu, Potuhmengimbau kepada masyarakat agar mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19 dengan menjaga jarak, memakai masker, sering cuci tangan dan tidak berkerumun.

(***/Rdk)

Categories
Berita Utama Tomohon

Jumlah Positif Covid-19 Meninggal Dunia di Tomohon Berjumlah 33 Orang

Manadozone||Tomohon – Melalui sumber resmi rilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Tomohon, hingga Sabtu (2/1/2021), jumlah kasus Covid-19 yang meninggal dunia di Kota Tomohon berjumlah 33 orang.

Adapun dari 33 orang yang meninggal tersebut, tersebar di Kecamatran Tomohon Utara 7 orang, 5 orang Kecamatan Tomohon Timur, 6 orang Kecamatan Tomohon Tengah, 5 orang Kecamatan Tomohon Barat serta 10 orang dari Kecamatan Tomohon Selatan.

Secara keseluruhan, kasus Covid-19 di Kota Tomohon berjumlah 1.113 dengan konfirmasi poisitif dan dirawat di rumah sakit 45 orang serta isolasi mandiri di rumah 359 orang serta sembuh 676 orang.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak CA melalui juru bicara Yelly Potuh SS meminta kepada masyarakat agar terus mematuhi protokol kesehatan dalam beraktivitas.

Untuk itu, digarapkan, agar Terus menjaga jarak, mencuci tangan, menggunakan masker dan tidak berkerumun. Ujar Potuh.

(***/JP)

Categories
Berita Utama Featured Tomohon

Eman : Perubahan APBD Kota Tomohon Tahun 2020 Difokuskan Untuk Penanganan Covid-19

Manadozone||Tomohon – Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak., C.A., menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Tomohon dalam rangka Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi dan Laporan Badan Anggaran Serta Pendapat Akhir Walikota Terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 Kota Tomohon

Rapat Paripurna yang dilaksanakan. Sabtu, (26/09/2020 kematin), bertempat di ruang sidang DPRD Kota Tomohon, dipimpin Ketua DPRD Djemmy Sundah, SE., didampingi Wakil Ketua DPRD Erens Kereh, AMKL., Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan dan Wakil Ketua DPRD Carrol Senduk, S.H., keduanya menghadiri secara virtual, dihadiri juga oleh Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir. Harold V. Lolowang, M.Sc., bersama Jajaran Pemkot Tomohon, juga Anggota DPRD Kota Tomohon yang hadir secara langsung maupun secara virtual. Hadir juga yang mewakili Dandim 1302 Minahasa Pasi Ops Kodim 1302 Minahasa Kapten inf. Ramli Hamanja, Mewakili Kapolres Tomohon Kasat Intel Polres Tomohon AKP. Amping

Dari ketiga fraksi yang ada di DPRD Kota Tomohon yakni Fraksi Golkar, Fraksi PDI-P dan Fraksi Restorasi Nurani, menerima dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 Kota Tomohon untuk ditulis dalam lembaran Peraturan Daerah

Dalam sambutannya,  Walikota Tomohon Jimmy Eman, mengatakan perubahan APBD Kota Tomohon Tahun Anggaran 2020 ini, utamanya difokuskan untuk penanganan pandemi covid-19 serta pemulihan ekonomi daerah, namun disisi lain pelaksanaan kegiatan- kegiatan prioritas daerah tetap dilaksanakan demi menjaga keberlangsungan pembangunan daerah Kota Tomohon.

Eman berharap,  melalui sentuhan Anggaran Belanja Pemerintah Daerah setidaknya dapat berdampak pada aktivitas perekonomian di Kota Tomohon, sehingga dengan demikian dapat berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Ditambahkan Eman, melalui pembahasan bersama Badan Anggaran DPRD Kota Tomohon dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah telah didiskusikan berbagai hal yang terkait dengan penambahan maupun penggurangan anggaran, yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah saat ini, khususnya dalam menghadapi masa pandemi ini

Kegiatan ini, Walikota Tomohon bersama Pimpinan DPRD menandatangani naskah keputusan DPRD mengenai Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 Kota Tomohon dan naskah keputusan Pimpinan DPRD tentang Penarikan Ranperda tentang Perubahan atas Perda nomor 6 tahun 2013 tentang RTRW Kota Tomohon tahun 2013-2033, dilanjutkan penyerahan Ranperda oleh Ketua DPRD Jemmy Sundah, tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 Kota Tomohon yang telah dibahas kepada Walikota Tomohon.

Dalam rapat ini juga, Ketua DPRD menandatangani naskah keputusan DPRD tentang Pemberhentian Pimpinan DPRD yaitu Wakil Ketua DPRD Carrol Senduk, S.H. yang mencalonkan diri sebagai Walikota Tomohon.

(R/Rdk)