Categories
Berita Utama Featured Nasional Peristiwa Sangihe

Via Helikopter Baharkam Polri, Vaksin Covid-19 Tiba di Sangihe

SANGIHE, manadozone.com — Dalam rangka Operasi Mantap Praja, Helikopter jenis Bell 429 bernomor registrasi P-3201 milik Baharkam Polri, yang diperbantukan di Provinsi Sulawesi Utara untuk mendistribusikan Vaksin Covid-19 jenis Sinovac, tiba di kepulauan Sangihe, Kamis (28/01/2021)

Helikopter mendarat di Bandara Naha sekitar pukul 14.40 WITA, dengan mengangkut vaksin jenis Sinovac sebanyak 2 dos (2.500 vial) untuk wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan 1 dos (2.100 vial) untuk wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud.

Vaksin tersebut dibawa oleh staf Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi Sulut Ingward Mandagi, dengan mendapat pengawalan personel Ditpolairud yang dipimpin langsung oleh Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol Edward Indharmawan Eka Chandra.

Vaksin kemudian diturunkan dan dibawa ke ruang VIP Bandara Naha. Selanjutnya diserahkan oleh staf Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi Sulut kepada Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe Nortje Kaemba, disertai penandatanganan berita acara serah terima.

Serupa disampaikan Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast. Dengan membenarkan kegiatan distribusi Vaksin Covid-19 di sangihe, telah tiba diantar Helikopter Baharkam Polri.

“Distribusi menggunakan helikopter, guna mengantisipasi terjadinya gelombang tinggi akibat cuaca ekstrim akhir-akhir ini jika dikirim lewat jalur laut, mengingat kondisi geografis Sangihe yang berada di kepulauan,” ujarnya, Kamis petang, di Mapolda.

Lanjut Kombes Pol Jules Abraham Abast, sekitar pukul 15.10 WITA vaksin tersebut diangkut menggunakan mobil ambulance menuju ruang penyimpanan vaksin di kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

(*/Zul)

Sumber Tribrata Humas Polda Sulut.

Categories
Berita Utama Featured Sangihe

KP Prahasta-7015 Baharkam Polri Distribusikan Logistik Pilkada ke Pulau Terluar di Sangihe

SANGIHE || Manadozone – Kapal Polisi (KP) Prahasta-7015 milik Korpolairud Baharkam Polri yang turut di-BKO-kan ke Polres Kepulauan Sangihe, mulai mendistribusikan logistik Pilkada Serentak 2020 ke beberapa pulau terluar di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, di antaranya Marore dan Kendahe, Sabtu (05/12) siang.

Adapun logistik Pilkada untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara tersebut, dikawal ketat oleh pihak kepolisian sejak dari gudang logistik kantor KPU Sangihe menuju Pelabuhan Nusantara, Tahuna, Sabtu pagi. Kemudian diturunkan dari truck milik Polres Kepulauan Sangihe, dan dipindah ke KP Prahasta-7015.

Proses distribusi awal dari kantor KPU hingga ke pelabuhan ini turut diawasi langsung oleh Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Tony Budhi Susetyo dan Kabagops Kompol Sabri Suma.

Selanjutnya sekitar pukul 11.45 WITA, KP Prahasta-7015 dengan crew dari Korpolairud dan Ditpolairud Polda Sulawesi Utara berangkat dari Pelabuhan Nusantara, Tahuna menuju wilayah Kecamatan Kendahe dan Kecamatan Kepulauan Marore.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulawesi Utara Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan distribusi logistik tersebut. “Informasi diperoleh dari Polres Kepulauan Sangihe, rute distribusi dimulai dari Kendahe yang meliputi Kampung Lipang kemudian menuju Kampung Kawaluso. Dan KP Prahasta-7015 tiba di Lipang sekitar pukul 13.30 WITA,” ujarnya, Sabtu sore.

Saat di Kampung Lipang, KP Prahasta-7015 tidak bisa berlabuh. Tak mau menyerah begitu saja, petugas kemudian menurunkan perahu karet untuk membawa logistik Pilkada menuju dermaga setempat. “Logistik Pilkada untuk sementara disimpan dan diamankan di Pospol Kampung Lipang, Kendahe,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

KP Prahasta-7015 lalu melanjutkan perjalanan menuju Kampung Kawaluso. Setelah selesai mendistribusikan logistik di wilayah Kendahe, kapal akan melanjutkan tugas distribusi ke wilayah Marore. “Diperkirakan KP Prahasta-7015 akan tiba di Marore Sabtu malam. Untuk rute distribusinya, yaitu Matutuang, Kawio, dan terakhir di Marore,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Julian / HPS)

Categories
Berita Utama Featured Sangihe

Penuh Keberanian, Kapolsek Tamako Berhasil Makamkan Jenazah Reaktif Covid-19 yang Sempat Ditolak Warga

SANGIHE || Manadozone – Aksi keberanian ditunjukkan oleh Kapolsek Tamako Ipda M. Idwan Mahalieng untuk memakamkan jenazah reaktif rapid test Covid-19, MK (56), yang sempat mendapat aksi penolakan dari keluarga dan warga Kampung Menggawa, Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Minggu (22/11/2020) malam.

Berkat kesigapan pihak Polsek Tamako bersama Koramil 1301-03/Tamako dan Pemerintah Kecamatan Tamako, jenazah akhirnya berhasil dikebumikan pada Senin (23/11) dini hari, sekitar pukul 01.00 WITA, di tanah milik keluarga almarhum yang berada di Lindongan IV kampung setempat.

Awalnya, jenazah tiba di Kampung Menggawa sekitar pukul 23.00 WITA dengan pengawalan personel Polsek Kepulauan Sangihe. Saat itulah pihak keluarga dan ratusan warga setempat menolak keras proses pemakaman sesuai protokol Covid-19. Mereka meminta agar jenazah disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka.

Melihat situasi yang terjadi dan untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, Kapolsek Tamako pun tak tinggal diam. Pihaknya bersama Koramil segera melakukan negosiasi dan penggalangan terhadap keluarga dan warga.

Dengan pendekatan persuasif dan humanis, Kapolsek memberikan pemahaman kepada keluarga dan warga, terkait pemakaman jenazah sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Cara jitu tersebut pun berhasil, keluarga dan warga akhirnya menerima jenazah dimakamkan sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Kemudian sekitar pukul 23.15 WITA, jenazah tiba di lokasi pemakaman yang berjarak sekitar 100 meter dari pemukiman warga.

Kendalapun ditemui. Petugas khusus pemakaman jenazah tidak berada di lokasi, diduga melarikan diri karena takut atas aksi penolakan yang terjadi sebelumnya, padahal saat itu sudah dikawal oleh personel Polsek dan Koramil Tamako.

Proses pemakaman tertunda sekitar 1,5 jam. Hal ini pun kembali memicu aksi protes pihak keluarga dan warga karena jenazah tak kunjung dimakamkan.

Sekitar pukul 00.05 WITA, Kapolsek Tamako dan Camat Tamako Nikodemus Kalase bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat pun berunding, dan diputuskan tetap memakamkan jenazah sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Selanjutnya menghubungi Puskesmas Siloam Tamako untuk menyediakan APD lengkap yang akan digunakan untuk proses pemakaman. Tak berselang lama, APD tiba namun petugas khusus pemakaman yang diduga melarikan diri tak kunjung kembali.

Tak mau menunggu lama, Kapolsek Tamako bersama dua anggotanya yakni Bripka D.R. Mangempa dan Brigpol Neiheel Manganang serta Camat Tamako, dan dua orang pihak keluarga langsung mengenakan APD lengkap untuk memakamkan jenazah.

Prosesi pemakaman didahului dengan ibadah singkat dipimpin oleh Pdt. Ezra Manembu. Rangkaian pemakaman selesai pukul 01.00 WITA dalam keadaan aman dan kondusif.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast mengapresiasi kinerja Polsek Tamako dan seluruh pihak terkait, atas proses pemakaman jenazah tersebut yang berjalan dengan baik.

“Apresiasi dan terima kasih kepada Kapolsek Tamako bersama anggota, pihak Pemerintah Kecamatan dan Koramil, yang telah mengawal, memberikan pemahaman hingga memakamkan jenazah sesuai protokol kesehatan Covid-19, sehingga berjalan dengan aman dan kondusif,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast.(Julian / HPS)

Categories
Berita Utama Featured Sangihe

BJM Gelar Turnamen Futsal di Sangihe

Manadozone || Sangihe  – Dalam upaya meningkatkan prestasi olah raga di Sangihe, Dr Benny Jozua Mamoto M.Si (BJM) lewat Yayasan Institut Seni Budaya Sulawesi Utara menggelar iven olahraga.

Turnamen Futsal Pa’ Dior Cup VII 2018 yang digelar di GOR Manente, Tahuna, Kabupaten Sangihe yang berlangsung sejak 13 – 16 Desember 2018 berakhir dengan club Gelora Senior yang mampu tumbagkan club Lanal Sangihe dengan skor akhir 7 – 1 keluar sebagai jawara.

Suasana Turnamen Yang Berlamgsung Seru Dan Penuh Sportifitas

Turnamen yang diikuti oleh 48 tim dari seluruh Wilayah Nusa Utara berlangsung meriah, dengan semangat yang menjunjung tinggi sportifitas. Teriakan dukungan penonton atas timnya masing-masing membahana mememenuhi ruang GOR Manente.
Foto Bersama Tim Futsal, Panitia dan sponsor YISB Sulut usai menerima piala dan uang pembinaan

Mewakili panitia pelaksana turnamen, Jew Adrian didampingi Vedri Tendean dalam sambutan penutupan menyatakan rasa terima kasih yang dalam kepada inisiator turnamen, BJM sebagai Ketua Umum Yayasan Institut Seni Budaya Sulawesi Utara yang sudah menggelar turnamen Pa’dior Cup di Tahuna.

Peserta Turnamen Bersama Panitia Usai Penyerahan Hadiah (Foto James Edwin Peleali)

Sebelum penyerahan hadiah kepada para pemenang, Mamoto dalam sambutan menyatakan rasa kagumnya atas animo masyarakat Nusa Utara terhadap olah raga futsal. Dan sangat berterima Kasih atas dukungan Pemda Sangihe, Pengurus Koni Sangihe, Askab PSSI Sangihe, Polres Sangihe, Kesdim Sangihe, Panitia, Juri, Wasit, Atlet, para Manager tim, Penonton dan semua pihak yang sudah mendukung kesuksesan penyelenggaraan turnamen Pa’dior Cup VII tahun 2018.

Hasil akhir Turnamen:
Juara I Gelora Senior
Juara II Lanal Sangihe
Juara III Gelora Junior
Juara IV MU Talorang

Hasil Pertandingan

Pemain Terbaik: Ketut dari Lanal Tahuna
Top Score: Rahmad Achmad Husain dari Gelora Senior
Keeper terbaik: Kevin Parera dari Gelora Senior

Dihubungi terpisah, Dr Benny Jozua Mamoto (BJM) menyampaikan kekagumannya atas semangat para generasi muda yang haus prestasi di bidang olahraga. Hal tersebut memberikan nilai positif bagi pengembangan dan penyaluran bakat minat serta kemampuan dalam mengaktualisasikan diri.”Generasi muda merupakan pewaris negeri. Ditangan merekalah masa depan bangsa ini,” tandas Mamoto.

Menurut suami dari Iyarita Mawardi ini, peran serta generasi muda amatlah penting bagi pembangunan bangsa dan daerah, khususnya Sulawesi Utara.”Dengan menekuni dunia olahraga, generasi muda bisa terhindar dari pengaruh negatif seperti narkoba dan lainnya,” tukas mantan Deputi Badan Narkotika Nasional (BNN) ini.

Irjen Pol (P) Dr Benny Jozua Mamoto M.Si

BJM mengisahkan juga bagaimana awalnya digelar iven ini.”Ide menyelenggarakan turnamen futsal di Sangihe ini muncul saat final turnamen futsal di Manado beberapa waktu lalu,” tukas Mamoto.”Dimana finalis salah satunya berasal dr Sangihe. Permainananya bagus! Saat bincang-bincang dengan tim manajernya, saya dapat info bahwa ada sekitar 60 group futsal di Sangihe. Saya spontan menawarkan turnamen futsal disana dan di respon positif,” papar Mamoto dengan antusias. BJM melihat potensi atlet-atlet futsal dari Sangihe sangat bagus.(Jimmy)