Redam Konflik, Bupati Limi Mokodompit Himbau Warga Menahan Diri

MANADOZONE.COM || Bolmong — Sebagai Kepala Daerah Penjabat Bupati (Penjabup) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Ir. Limi Mokodompit, M.M, Selasa (25/07/2023) turun langsung ke dua desa bertetangga yang bertikai.

Kedatangan Penjabup Limi Mokodompit di Desa Imandi dan Tambun, Kecamatan Dumoga Timur, itu adalah wujud kasih sayangnya sebagai seorang Kepala Daerah, yang tidak ingin ada pertikaian diantara masyarakat yang dicintainya itu.

Dikesempatan tersebut, Penjabup Limi Mokodompit, menghimbau dan meminta kepada masyarakat, agar menahan diri, serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak Kepolisian yang menangani.

Sebelumnya, konflik bermula dari kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban Vicky Terok (19) warga Kelurahan Imandi, meninggal dunia pada Minggu, 23 Juli 2023 sekitar pukul 18.30 Wita, pelaku penganiayaan lelaki JR (21) Warga Desa Pinonobatuan (Tambun).

Baca juga:   Pemkot Tomohon Gelar Evaluasi Kegiatan Reformasi Birokrasi Tahun 2018

Kedatangan Penjabup Limi Mokodompit, nampak didampingi Kapolres Bolaang Mongondow, AKBP Arianto Salkery, SH., MH., bersama Danramil 1303/07 Dumoga, Kapten Czi Sardi Oni Mamonto, SH, serta personil TNI – Polri yang berjaga di wilayah itu.

Limi mengatakan, sejak awal mendengar kejadian ini, ia merasa sangat terpukul. Sehingga dirinya bergegas untuk datang dan menghimbau kepada masyarakat.

“Saya ini adalah bagian dari anak Dumoga. Entah Imandi pun Tambun dan apapun itu, semua adalah saudara kita, anak-anak kita, yang kita sangat sayangi,” ucap Limi.

Lanjut Limi, mengatakan hari ini tentu ada duka dan tidak rela anak-anak yang menjadi korban. Sehingga dirinya bukan hanya menghimbau, namun meminta agar tidak ada lagi korban lain.

Baca juga:   Dihadiri Gubernur, 98 Hukum Tua di Minahasa Resmi Dilantik ROR-RD

“Saya meminta kepada seluruh saudara-saudara, orang tua, adik-adik saya, baik Imandi dan Tambun, marilah kita serahkan semuanya kepada aparat penegak hukum,” katanya.

Lanjut Limi menambahkan, pelakunya sudah tertangkap dan biarlah dia menjalani hukuman sesuai perbuatan yang telah dilakukannya.

“Kita yang prihatin sebagai keluarga, teman sahabat, mari kita bersepakat dan jangan dilanjutkan lagi untuk saling mengancam satu dengan yang lain. Apalagi melibatkan seluruh masyarakat, karena ini tidak akan memberikan manfaat, malah kita tambah susah,” imbau Limi.

“Saya mohon maaf harusnya dari kemarin kemarin sudah hadir, namun karena  kondisi kesehatan Pak Bupati yang kurang fit, sehingga saya baru hari ini bisa berkumpul bersama saudara. Kepada keluarga yang berduka, kiranya diberikan ketabahan dan kesabaran, serta penghiburan,” lanjutnya.

Baca juga:   Wawali Sompotan Hadiri Konnas IAA di Jakarta

Lebih lanjut lagi dikatakan Penjabup Limi Mpkodompit, sebagai Kepala Daerah dirinya meminta agar tidak ada lagi jatuh korban jiwa.

“Pemerintah tidak menginginkan hal itu. Pak kapolres juga sebagai pelindung, pengayom masyarakat, tidak mungkin beliau akan membiarkan. Siapa yang salah, tentu harus menjalani hukuman. Untuk itu, sekali lagi, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Imandi dan Tambun, agar bisa menahan diri,” terangnya.

Limi juga berharap kepada Sangadi Tambun dan lurah Imandi agar bisa mencari jalan damai, dan prosesnya diserahkan kepada aparat penegak hukum.