by

Langkah Pj Bupati Sangihe dan KUPP Tahuna Diapresiasi, Terkait Gangguan Teknis KM SN 95

Writer: Denty Tanggo

Editor: Julian Lasut

Manadozone II SANGIHE – Kondisi yang terjadi pada KM. SN 95 yang mengalami sedikit Insiden, mengakibatkan Trouble dibagian kemudi langsung diambil sikap tegas oleh KUPP Tahuna untuk tidak diijinkan berlayar.

Menyikapi tidak beroperasinya Kapal Perintis Sabuk Nusantara tersebut, Ketua Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) DPC Sangihe yang juga sebagai Staf khusus Bupati, Johan Adler Fredrik Lukas langsung mengkonfirmasi kepada pihak yang berkompeten.

Kepada sejumlah awak media, Lukas menyampaikan hasil konfirmasi bahwa KM. Sabuk Nusantara (SN) mengalami sedikit insiden yang mengakibatkan Trouble dibagian kemudi akibatnya kapal tak diijinkan berangkat oleh Syahbandar pelabuhan Tahuna karena dalam Kondisi Rusak tak Laik Laut.

Dampak lain, penumpang Kapal yang saat itu siap diberangkatkan ke Pulau Kawaluso, Kawio, Matutuang dan Marore harus rela batal berangkat “Tabiar” diatas Kapal menunggu perbaikan dan Ijin berangkat dari pihak Syahbandar.

Baca juga:   Sejumlah Titik Ruas Jalan Nasional di Sangihe Tidak Terawat

Kepala KUPP kelas II Tahuna, Hopreit Balirangen menyatakan tak akan memberikan SPB (Surat Persetujuan Berlayar) kepada SN 95 selama Kapal dalam kondisi rusak. “Hal itu dilakukan semata – mata untuk keselamatan penumpang dan Crew Kapal. Jika perbaikan telah selesai dan Kapal dalam kondisi Laik Jalan atau Laik Laut, SPB pasti akan diberikan,” ujar Hopreit.

Menyikapi nasib para penumpang yang notabene adalah warga Pulau-pulau dan juga dengan barang bawaan penumpang berupa bahan Kebutuhan Pokok mereka diwilayah Kepulauan yang harus menunggu sampai kapan untuk diberangkatkan,

terlihat jelas koordinasi dan kerjasama antara dua Instansi (Pemkab Sangihe & KUPP/Syahbandar Tahuna) terjalin cukup baik.

Pihak KUPP Tahuna, telah berkoordinasi dengan PT. Pelni sebagai Operator dengan mendatangkan Armada pengganti sementara. Dan nenar saja hasilnya KM Cannon Moon sudah dalam perjalanan ke Tahuna untuk mengangkut penumpang SN 95 menuju ke Pulau – pulau tujuan mereka.

Baca juga:   KP Prahasta-7015 Baharkam Polri Distribusikan Logistik Pilkada ke Pulau Terluar di Sangihe

Sementara menunggu Kapal pengganti, para penumpang kini ada dalam tanggung jawab Pemerintah Daerah. Sebelumnya, para penumpang hanya bertahan menunggu dengan tidur seadanya beralaskan tikar di emperan – emperan Toko dikawasan Boulevard Tanah Abang.

Melihat kondisi tersebut, Pj Bupati dr RinnyTamuntuan, Selasa (24/1/2023) melihat langsung warganya di lokasi yang tidak layak sebagai tempat hunian sementara itu. Pj Bupati juga membawa makanan sebagai sarapan pagi bagi warga pulau – pulau tersebut.

Selanjutnya, sejumlah OPD terkait segera dikerahkan oleh Pj Bupati. Dinas Sosial dan BPBD segera menyiapkan tempat hunian sementara dan SKB Tahuna menjadi salah satu tempat menampung para penumpang SN 95. SKB telah dibersihkan dan disiapkan segala Fasilitasnya untuk ditempati. Kamar – kamar, kasur, kamar mandi, perlengkapan dapur dan lain – lain segera disiapkan.

Baca juga:   Nama JEG Disebut, Terkait Dugaan Gratifikasi Oknum Pengusaha

Sedangkan Dinas Perhubungan memfasilitasi Angkutan/Kendaraan untuk mengangkut para penumpang dan barang ke tempat tinggal sementara dan nanti mengangkut penumpang ke Pelabuhan Jika Kapal telah tiba dan siap berangkat.

Johan Lukas sangat berterima kasih atas kerja sama dua institusi Kepala KUPP kelas II Tahuna dengan PJ Bupati kepulauan Sangihe. “Salut dan terima kasih buat kerja sama dua institusi yakni kepala KUPP kelas II Tahuna dengan PJ Bupati kepulauan Sangihe bersama jajaran masing-masing atas atensi penanggulangan, solusi dan perhatiannya,” pungkas Johan Lukas.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.