by

Sekda Tahlis Gallang Buka Rakerda MUI Bolmong

BOLMONG, manadozone.com — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Tahlis Gallang, SIP, MM., Selasa (06/12/2022) sekitar pukul 11.00 wita, membuka Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bolmong.

Rakerda MUI Bolmong dilaksanakan di Hotel Sutanraja, Kelurahan Kobo Kecil, Kecamatan Kotamobagu Timur, Kota Kotamobagu, dengan mengambil tema Revalitas peran Majelis Ulama Indonesia sebagai mitra Pemerintah dalam menjalankan amanat ummat menuju Bolmong Hebat.

Usai dibuka oleh Sekda Bolmong, pelaksanaan rakerda MUI, itu pun lanjut dengan sesi tanya jawab yang ditujukan ke Ketua MUI Sulut.

Baca juga:   Bupati Bolmong Letakkan Batu Pertama Pembangunan Madrasah Aliyah di Lolak

Salah satunya terkait dengan permasalahan asuransi yang benar bavi ajaran islam, serta produk makanan atau pun minuman yang beredar di toko, swalayan.

Pertanyaan itu pun langsung dijawab Ketua MUI Sulut, KH Abd Wahab Abdul Ghofur, LC. Demgan menjawab soal asuransi yang sesuai. Salah satu menyampaikan ada asuransi yang syariah juga bank syariah BSI.

“Asuransi ini ada yang Syariah namany, ada asuran Syariah ada asuransi yang non Syariah sama juga dengan bank sekarang itu ada bank syariah BSI ada bank yang buka,” ucap Ketua MUI Sulut.

Baca juga:   Walikota Eman Hadiri Perayaan Ekaristi 40 Tahun Seminari Agustianum

Lanjut Ketua MUI Menjelaskan, asuransi yang biasa itu masih ada perbedaan antara pendapat para ulama jadi pendamping ulama itu ada yang mengatakan tidak boleh ada yang mengatakan boleh.

Begitu pun terkait dengan makanan dan minuman yang beredar, yang dinilai layak untuk dikonsumsi. Hal itu pun langsung dijawab, bahwa yang layak itu telah berlebel MUI.

“Tinggal kita lihat saja kalau ada logo MUI berarti Sudah aman, susu ya makanan snack snack tapi kalau tidak ada itu ya kita tinggalkan berarti belum ada sertifikasi,” tambahnya.

Baca juga:   Bupati Bolmut Instruksikan Agar Pencairan Dana Desa Sedini Mungkin

Selain makanan dan minuman, MUI Sulut juga menghimbau agar lebih jeli melihat, baik itu kosmetik dan obat-obatan.

“Diperiksa barang-barang Halal Haram begitu juga kosmetik begitu juga makanan minuman itu perlu. Juga obat-obatan.” Terangnya.

Usai sesi tanya jawab, kegiatan oun dilanjutkan dengan Rakerda yang diikuti para tokoh agama dari tingkat kecamatan se-Bolaang Mongondow.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.