by

Oknum ASN Kantor Camat Manganitu di “Duga” Ancam Aktivis

Penulis: Denty Tanggo II Editor: Julian Lasut

SANGIHE II Manadozone.com–Salah satu anggota LSM pegiat anti korupsi yang tergabung dalam Aliansi Aktivis Pro Justicia Sangihe, Engel Simon warga Kampung Talaorane, diduga mendapat ancaman dan nyaris mendapat perlakuan kekerasan fisik oleh oknum ASN berinisial JP yang belakangan diketahui berdinas dikantor Camat Manganitu.

Menurut Simon, hal ini sudah disampaikan kepada Camat Manganitu Julian Pesik untuk menindak lanjuti persoalan yang terjadi, jangan sampai nantinya terbawa ke ranah hukum. “Saya sudah melaporkan hal ini ke Pak Camat Manganitu Julian Pesik, karena saya telah diancam oleh bawahannya Pak Camat, yakni Oknum JP,” ungkap Simon.

(Aktivis Aliansi Pro Justicia Sangihe, Engel Simon)

Adapun menurut keterangan Aktivis ini, kejadian pengancaman tersebut pada hari Minggu 20 November 2022, jam 3 sore belum lama ini dijalan belakang Gereja Petra Manganitu. “Waktu itu, oknum JP menggunakan Mobil dan hampir menabrak saya, setelah itu dia (JP) turun dari mobilnya dan langsung menghampiri saya dengan gelagat nyaris melakukan aksi pemukulan terhadap saya,” ujar Simon.

Baca juga:   Jabes Sebut Pj Bupati Sangihe Tidak Paham Soal Dana PEN

Tidak terima dengan apa yang dilakukan JP, sehingga dirinya mengambil inisiatif untuk melaporkan ke Camat Manganitu yang merupakan atasan dari JP. “Saya tidak terima dengan perlakuan JP, untuk itu saya sudah menyampaikan hal ini ke Pak Camat Julian Pesik untuk menindak tegas agar segera merekomendasikan si JP kepada Assiten 1, dan Kaban BKD, untuk di mutasikan dari kantor Kecamatan Manganitu, kalau tidak maka kami akan bawa permasalahan ini ke Pj Bupati dan DPRD Sangihe” terangnya.

Dijelaskan juga, terindikasi jikalau ada unsur sakit hati dari PJ yang diketahui adalah Mantan Pj Kampung Taloarane yg di berhentikan atas hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Dewan beberapa waktu lalu, dan DPRD Sangihe menerbitkan rekomendasi pada 10 Agustus 2022, terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dalam penyaluran bantuan pemerintah yang tidak sesuai dengan paraturan dan regulasi yg Ada.

Baca juga:   Wawu Angel "Peduli" Korban Terdampak Bencana

“Disinyalir kuat, sepertinya ada kaitan dengan persoalan Kampung Taloarane, yg saat itu oknum tersebut masih menjadi Pj Kapitalaung kampung Taloarane, sebab terindikasi telah melakukan penyalahgunaan wewenang jabatan dengan beberapa perangkat kampung lainnya tentang penyaluran bantuan pemerintah. Sehingga kami selaku Aktivis yang berdomisili di kampung Taloarane, melaporkan hal tersebut ke Pj Bupati dan DPRD sangihe, sehingga di terbitkannya rekomendasi DPRD Nomor 170/13/80 Tgl 10 Agustus 2022, tentang pemberhentian Pj Kapitalaung Taloarane atas nama oknum JP dan di ganti dengan saudara Denny Sanggel Pj Kapitalaung yg baru. Mungkin dia tidak terima diberhentikann dari Jj Kapitalaung,” ketus Simon.

Baca juga:   Pangkalan AL Tahuna Jadi Tuan Rumah Peringatan HUT TNI ke 77

Menanggapi kejadian ini, Ketua Komcab LP-KPK Sangihe Johan AF Lukas mengatakan, apabila ada pelanggaran Etika yang dilakukan oleh Oknum ASN atau PNS maka harus ditindak. “Kalo ada Pelanggaran Etika PNS, maka saya minta ada Sanksi terhadap yang bersangkutan dari atasannya secara berjenjang, dan kalaupun perbuatan tersebut ada unsur pidana, silahkan di Polisikan,” tegas Lukas.

Namun sampai berita ini naik tayang, Camat Manganitu Julian Pesik setelah dihubungi melalui Via WA 0822xxxxx084, Selasa (22/11/2022) pagi kemarin, belum memberikan hasil jawaban klarifikasi seperti yang dijanjikan.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.