by

JS Diamankan Tim Resmob Polres Bitung Setelah Terekam CCTV Lakukan Pengancaman Dengan Panah Wayer

BITUNG || Manadozone – Tim Resmob Polres Bitung mengamankan 1 dari 2 pelaku pengancaman menggunakan senjata tajam jenis panah wayer, di Jembatan Timbang Kelurahan Wangurer Barat, yang terjadi pada hari Kamis (1/9/2022) sekitar pukul 00.30 Wita.

Dihubungi terpisah pada Jumat (16/9/2022) siang, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan hal tersebut.

“Terduga pelaku berinisial JS (25) diamankan pada hari Kamis (15/9/2022) di Desa Bongo 2 Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo, Gorontalo,” ujarnya.

Korban bernama Karmel Moningkey (21) yang merupakan pegawai honorer setempat mengaku antara dirinya dan pelaku tidak saling kenal dan tidak mempunyai masalah. Bahkan aksi pengancaman ini sempat terekam kamera CCTV.

Baca juga:   Bupati Bolmong Ucap Terima Kasih, Ranperda APBD 2021 Disetujui DPRD

“Dalam rekaman kamera CCTV terlihat kedua pelaku yang diduga sudah mabuk, masuk ke area jembatan timbang. Keduanya kemudian mendekati korban, dan salah satunya memukul korban di telinga lantas melepaskan anak panah wayer ke arah korban namun meleset,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Pelaku Pengancaman Dengan Panah Wayer Terekam CCTV ( Foto : Humas Polda Sulut)
Pelaku Pengancaman Dengan Panah Wayer Terekam CCTV ( Foto : Humas Polda Sulut)

Usai melakukan aksinya, kedua pelaku langsung kabur, sedangkan korban segera menghubungi aparat kepolisian

“Usai melakukan aksinya, kedua pelaku langsung melarikan diri, sedangkan korban yang merasa ketakutan, langsung masuk sembunyi di dalam Kantor Jembatan Timbang dan menghubungi aparat kepolisian,” katanya.

Baca juga:   Walikota Eman Apresiasi Para Siswa SD St Clara Tomohon Utusan Sulut Pada Lomba Gugus Depan Unggul Tingkat Nasional

Pelaku yang pernah terlibat kasus penganiayaan pada tahun 2017 dan kasus penikaman pada tahun 2020 ini, sudah diamankan di Mako Polres Bitung, untuk diproses hukum lebih lanjut.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.