by

Alami Tindak Kekerasan dan Pelecehan, Oknum Wartawan Giring Pelaku Sampai Keranah Hukum

SANGIHE || Manadozone.com–Oknum Wartawan Legal yang aktif menulis dimedia berantastipikor.com liputan khusus daerah Sangihe Lasarus Makahaube, (7/9/2022) mendatangi pihak kepolisian guna melaporkan tindakan aksi kekerasan dan pengancaman serta pelecehan yang dialaminya. Menurut keterangannya bahwa peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 18 Agustus 2022, saat Ia sedang melakukan investigasi terkait sejumlah perusahaan yang diduga telah memberdayakan Ilegal mining didaerah itu.

Dalam rangkaian tugas, Lasarus kemudian mendatangi salah satu Perusahaan Tambang dengan maksud mengkonfirmasi terkait masalah Gapura dengan Bendera Merah putih yang jatuh yang diinformasikan telah tersambar oleh alat tambang perusahaan. “Tiba tiba saya dihampiri oleh sekelompok orang, dan beberapa orang lainnyabjuga datang langsung memukul saya, seperti yang ada di Vidio itu. Saya sudah menyampaikan bahwa saya ini Wartawan, tetapi mereka hanya mengatakan bahwa saya wartawan Abal abal,” ungkapnya.

Baca juga:   Selain Tinjau Vaksinasi, Kapolda Sulut Berikan Arahan ke Personel Polres Kepulauan Sangihe

Perlakuan sekelompok orang tersebut kata Lasarus, tidak terhenti sampai disitu bahkan justru semakin bringas berlaku kasar dan melakukan pengancaman untuk menghapus video di handphone miliknya. Atas perlakuan tidak senonoh yang dilakukan oleh sejumlah oknum warga didaerah itu, kemudian berbuntut panjang dan saat ini telah dilaporkan Korban ke Mapolres Kepulauan Sangihe, dengan bukti laporan STTLP/176/IX/2022/Sulut/Res.Kepl.Sangihe, tertanggal 7 September 2022.

Saat membuat laporan, Lasarus menyebutkan telah membeberkan kronologis peristiwa kepada pihak aparat kepolisian di Mapolres Kepulauan Sangihe. “Laporan yang saya lakukan ini merupakan pembelaan demi membersihkan dari segala oknum-oknum perusak citra dunia jurnalistik di tanah air, hanya karena ketidak pahaman tentang tugas jurnalistik. Puji Tuhan laporan saya sudah diterima Oleh Kepolisian Polres Sangihe”, tutur Lasarus.

Baca juga:   Pengurusan Surat Dipermudah, Pemilik Kapal dan Nelayan Diminta Proaktif, Meifrid: Kami Bakal Turun Melakukan Sidak Gabungan

Menanggapi kejadian tersebut, Pemimpin Redaksi Media Berantastipikor.com, Herman Burunaung angkat bicara dan mengecam keras dugaan tindak kekerasan yang di lakukan oleh sekelompok oknum masyarakat terhadap Lasarus yang saat ini ditugaskan sebagai Kepala Biro Media Berantastipikor.com di Kabupaten Kepulauan Sangihe. “Hal ini tidak dapat dibiarkan begitu saja. Ini adalah bentuk pelecehan terhadap Wartawan. Apalagi jika sampai terjadi intimidasi, dan atau tindak kekerasan”, tandasnya.

Selain itu, Herman dalam pernyataannya berharap, agar laporan atas Lasarus, secepatnya dapat diproses sesuai dengan ketentuan perundang undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Kami yakin dan percaya, Pihak Kepolisian Polres Sangihe akan menindaklanjuti laporan itu sebagaimana mestinya. Oleh karena kasus ini sudah ditangani Aparat Kepolisian, mari kita dukung dan melakukan pengawalan. jangan ada yang terpancing dengan isu yang bernuansa provokasi demi kemaslahatan bersama,” ketusnya.

Baca juga:   DRT Sebut Junawir Stirman Bakal Menguat Pada Seleksi Calon Dirut PDAM

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.