by

Rutinitas Ibadah di Rutan Manado Penuhi Kewajiban WBP

Manadozone || Manado – Sebagai wujud pembinaan kerohanian, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Kristen yang mendiami Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Manado mengikuti kegiatan ibadah bersama GBI Letjen Soeprapto Jakpus, yang dilaksanakan di Gereja Abigail Rutan Manado, Selasa (24/5) dipimpin langsung oleh Gembala GBI Letjen Soeprapto Jakpus, Pendeta Gerets Sarapi.

Kepala Rutan Manado, melalui Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Pelayanan Tahanan (Yantah), Wahyono menyampaikan. “Kegiatan pembinaan kerohanian merupakan salah satu wujud pemenuhan hak dan kewajiban dari WBP. Semoga melalui kegiatan pembinaan kerohanian, ada perubahan karakter dari WBP, sehingga mereka menjadi pribadi yang lebih baik lagi, ” ujar Wahyono.

Baca juga:   Tingkatkan Kwalitas SDM, Polri dan Unsrat Manado Teken MoU Bidang Pendidikan

Pendeta Gerets Sarapi selaku Gembala GBI Letjen Soeprapto Jakpus membawahkan Khotbah dari pembacaan alkitab Pengkhotbah 1:1-11, dengan judul pembacaan “Segala sesuatu sia-sia”. Dalam khotbahnya Pdt Gerets menguraikan, kehidupan manusia tanpa Tuhan adalah sia-sia, karena itu pakailah hidup kita untuk kemuliaan nama Tuhan.

Jangan kita kecewa dan putus asa menjalani hidup ini, fokuslah pada tujuan hidup kita dan jadilah saksi untuk melayani Tuhan, sehingga hidup kita menghasilkan Buah-buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.

Baca juga:   Hanura Sulut Berbagi, Sembelih Sapi Qurban Bagi Fakir Miskin

Pelaksanaan ibadah di Gereja Abigail Rutan Manado berlangsung khidmat, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.( */jpm)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.