by

DP3A Bolmong Gelar Kegiatan Sistem Pembangunan Berbasis Hak Anak

BOLMONG, manadozone.com — Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) melalui Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (DP3A) terus melaksanakan sosialisasi, kegiatan sebagai wujud kepedulian terhadap masa depan anak bangsa.

Salah satu bentuk kepedu;ian yang dilakukan Pemda Bolmong, melalui DP3A, adalah dengan menggelar kegiatan Penguatan jejaring lembaga penyedia layanan peningkatan kualitas hidup anak tingkat daerah kabupaten/kota.

Kegiatan tersebut dibuka Asisten II Setda Bolmong Drs Zainuddin Paputungan di Café Transit Kelurahan Inobonto I, Kamis (14/10/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala DP3A Bolmong, Hj Farida Mooduto, mengatakan kegiatan yang dilaksanakan tersebut, merupakan juga sebagai lengkah penguatan pengetahuan terhadap masyarakat, terutama bagi aparat Pemerintah Desa (Pemdes) untuk mewujudkan system pembangunan berbasis hak anak.

Baca juga:   Revisi Perda RTRW Harus Dipacu, Demi Masuknya Investasi di Bolmong

“Kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terutama aparat desa dalam mewujudkan Kabupaten, kecamatan dan Desa yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak,” ucap Farida Mooduto, Kadis DP3A Bolmong.

Dengan begitu lanjut Farida, Sistem pembangunan berbasis hak anak, itu melalui penintegrasian komitmen dan sumberdaya pemerintah,  masyarakat, dunia usaha dan media yang terencana secara menyeluruh serta berkelanjutan dalam kebijakan.

“Program dan kegiatan yang dimaksud, adalah untuk menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan anak serta meningkatkan kesejahteraan anak,” tambah Farida.

Sehingga lebih lanjut lagi, Farida Mooduto, berharap aparat desa bisa memahami dan merealisasikan pengetahuan yang didapat kepada masyarakat sehingga bisa mencegah dan mengurangi angka kekerasan terhadap anak dan angka perkawinan anak dibawah umur.

Baca juga:   Wawali SAS Hadiri Rapat Paripurna DPRD Penyampaian Rancangan Umum Perubahan APBD

“Saya sangat berharap ini dapat ditindaklanjuti aparat desa, untuk merealisasikan pengetahuan yang didapat, sebagai langkahpencegahan dan mengurangi angka kekerasan terhadap anak, dan mencegah terjadinya pernikanan dini,pernikahan anakdi bawah umur.” Terangnya.

Nampak hadir sebagai peserta perwakilan pemerintah kecamatan dan perwakilan aparat desa dari 150 Desa yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondow dengan narasumber Boas wilar dari yayasan CMore Fasilitator KLA.

(Zul)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed