Tokoh Pemuda Jabar Tanggapi Soal Aksi Mundur Diri PPK Pemda Garut

Tokoh Pemuda Jabar Tanggapi Soal Aksi Mundur Diri PPK Pemda Garut

JABAR, manadozone.com — Sebagai pemuda yang peduli dengan daerahnya, Andre Donian, pun harus angkat bicara terkait dengan aksi undur diri beberapa Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pemerintah Daerah (Pemda) Garut  Provinsi Jawa Barat, pasca dipanggil pihak Kepolisian dalam rangka pengembangan pemeriksaan.

Andre Donian, Tokoh Penuda Jabar, itu menilai aksi mundur diri dari jabatan PPK yang telah diberikan Instansi terkait, itu memberikan contoh yang tidak baik, dan dinilai ada sebuah ketakutan yang sedang menghantui.

“Dinilai ini ada suatu rasa ketakutan,” ucap Andre Donian, Tokoh Pemuda Jabar.

Baca juga:   Dondokambey: Tingkatkanlah Kekompakan, Kerja Tim dan Kualitas Kerja

Lanjut Tokoh Pemuda yang nampak begitu peduli dengan laju pembangunan daerahnya, ini pun menambahkan dengan mengatakan dirinya berharap adanya aksi undur diri dari jabatan PPK Pemda Garut, itu dapat dapat mengundang Pemerintah Pusat, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk turut melihat fenomena apa yang sedang ada dalam Pemerintahan yang dipimpin Rudi Gunawan.

“Harusnya Pemerintah Pusat melihat isue tersebut lebih dalam. Harus turun melihat fenomena ini ada apa sebenarnya di dalam internal Pemkab Garut. Apakah ada ketakutan atau apa,” tambah Andre Donian.

Baca juga:   Selain Salurkan Bantuan Pangan Pokok, Kelompok Penjahit Juga Diperhatikan

Lebih lanjut lagi dikatakan Andre, kalau pun ada bentuk rasa ketakutan yang menghantui PPK Pemda Garut, itu harus diketahui takutnya karena apa. Sehingga menurut Andre, itu yidak alan mengganggu laju pembangunan yang sedang berjalan.

“Dan kalau pun ada ketakutan, takut karna apa? Mengingat adanya pekerjaan pembangunan yang saat ini sedang dalam penyidikan baik di kepolisian maupun kejaksaan.” Terang Andre Donian, Tokoh Pemuda Jabar.

Seperti diketahui, sebelumnya beredar dalam media, merdeka.com menyebutkan sejumlah pejabat pembuat komitmen (PPK) di Kabupaten Garut memilih mengundurkan diri. Dan langkah tersebut diambil karena merasa tidak nyaman bekerja lantaran kerap dipanggil polisi, sehingga dinilai aksi tersebut bakal membuat beberapa kegiatan pembangunan di Kabupaten Garut terancam lumpuh.

Baca juga:   Lembaga International Apresiasi Pembangunan Jalan Desa

(Zul)

Tags:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply