BKD Bolmong Minta Kecamatan dan Desa Selesaikan PBB-P2

BKD Bolmong Minta Kecamatan dan Desa Selesaikan PBB-P2
Gambar Ist

BOLMONG, manadozone.com — Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) melalui Badan Keuangan Daerah (BKD) menyampaikan meskipun capaian yang diraih sudah dalam angka yang maksimal, namun tetap meminta agar Pemerintah Kecamatan dan Desa, untuk dapat mengejar target Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan/Perkotaan (PBB-P2)

Sebab, realisasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan/Perkotaan (PBB-P2) yang berhasil dihimpun oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dari 15 Kecamatan per tanggal 7 September baru menyentuh angka 52,1 persen atau Rp2,002 miliar dari target yang ditetapkan dalam APBD tahun 2020 sebesar Rp3,8 miliar.

Baca juga:   Kota Tomohon Raih Penghargaan Pastika Parahita dari Kemenkes RI

Dikatakan Rio Lombone SSTP, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Bolmong, capaian yang diraih dengan mengumpulkan sebanyak 52,1% itu dinilainya sudah cukup maksimal mengingat saat ini ada pandemi Covid-19.

Namun, Rio menekankan, dengan sisa waktu yang tinggal 3 bulan ke depan, pemerintah di tingkat kecamatan dan desa tetap diminta untuk mengejar PBB-P2, untuk  penuhi target yang ditetapkan dalam APBD tahun 2020 sebesar Rp3,8 miliar.

“Angka realisasi ini sudah cukup maksimal, tetapi memang harus dikejar seratus persen. Masih ada sisa waktu tiga bulan ke depan untuk bisa semua kecamatan dapat seratus persen,” ucap Rio Lombone, belum lma ini, Rabu (09/9/2020).

Baca juga:   Walikota Eman Melepas Lomba Jalan Sehat Dalam Rangka HUT Ke-11 Jemaat Anugerah Paslaten

Lanjut Rio, Dari total realisasi PBB-P2, kecamatan yang telah menuntaskan kewajibannya adalah Kecamatan Dumoga Tengah dengan realisasi 100 persen atau Rp162 juta. Sementara, untuk kecamatan dengan realisasi paling buncit adalah Lolak dengan realisasi baru menyentuh angka 13,7 persen atau Rp96 juta dari target yang dipatok mencapai Rp705 juta.

Untuk itu, Rio Kepala BKD Bolmong, ini menjelaskan, PBB-P2 merupakan salah satu instrument pemerintah daerah untuk mendapatkan pundi-pundi PAD, yang nantinya juga dari hasil tersebut, akan dikembalikan ke masyarakat, dalam bentuk program dan kegiatan di bidang pemerintahan, pembangunan.

Baca juga:   Sekot Lolowang Buka Kegiatan Sosialisasi Berbagai Peraturan Pelaksanaan tentang Ketenagakerjaan

“Jadi kami menghimbau masyarakat ketika sudah ada kelebihan untuk segera menunaikan kewajiban dengan membayar PBB-P2. Pajak yang dibayarkan oleh masyarakat nantinya akan kembali kepada masyarakat lewat kegiatan dan program yang disusun oleh pemerintah,” jelas Rio.

Sementara itu, dalam penetapan APBD tahun anggaran 2020, total target PBB-P2 yang ditetapkan mencapai Rp3.874.545.968 dari total 76.809 Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) yang disebar. Dari 15 kecamatan se Bolmong, Kecamatan Lolak memiliki wajib pajak terbanyak yang menyentuh angka 12.260 SPPT. Sementara, kecamatan dengan jumlah wajib pajak terendah adalah Kecamatan Dumoga Tengah yang hanya 2.662 SPPT.

(*)

Tags:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply