by

Gaji 13 ASN Bolmong Masih Menunggu Juknis Kementerian Keuangan

BOLMONG, manadozone.com — Meski sempat dikabarkan sebelumnya bahwa pembayaraan gaji 13 Aparatur Sipil Negara  (ASN) Lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) akan dibayarkan bulan agustus ini, ternyata masih belum bisa terealisasi.

Belum bisa terealisasinya pembayaran gaji 13 ASN Bolmong, itu terkendala karena belum adanya Petunjuk Teknis (Juknis) dari Pemerintah Pusat, melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia.

Hal tersebut dikatakan Rio Lombone SSTP, MH, KepalaBadan Keuangan Daerah (BKD) Bolmong. Dengan membenarkan sebelumnya pernah menyampaikan diperkirakan akan terbayar di bulan agustus.

“Memang waktu video conference beberapa waktu lalu, diprediksi pembayaran gaji-13 akan dilakukan pada bulan Agustus. Tetapi sampai saat ini kami belum menerima Juknis yang menjadi dasar pembayaran gaji-13 ini,” ucap Rio.

Baca juga:   Jelang Lebaran Bupati Tetty Paruntu Sidak Pasar Sambil Berbagi Rejeki

Meski begitu, lanjut Rio, menambahkan jika pembayaran gaji-13 bagi PNS dengan jabatan eselon III hingga staf ini telah dianggarkan dalam APBD tahun 2020.

Bahkan lebih lanjut dikatakan Rio Lombone SSTP MH, , jika Juknis telah dikantongi, maka BKD siap memproses pengajuan pembayaran gaji-13 dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kalau Juknis sudah ada, kita langsung bayarkan. Saat ini, untuk anggarannya siap,” tegas Rio.

Sebelumnya, kabar gembira bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup pemerintah baik tingkat pusat hingga daerah berhembus saat wawancara via daring oleh wartawan dengan Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Sri Mulyani terkait dengan pencairan gaji-13.

Baca juga:   Advetorial: ROR: Hasil Kerja Keras, Minahasa Raih Opini WTP ke 5 dari BPK

Dalam konferensi pers tersebut, Sri Mulyani mengungkapkan  pencairan gaji ke-13 untuk PNS pusat maupun daerah, serta prajurit TNI, anggota Kepolisian, serta pensiunan akan dilangsukan pada Agustus 2020.

“Pembayaran direncanakan pada Agustus 2020,” kata Sri Mulyani.

Namun, Sri Mulyani juga mengungkapkan pencairan gaji ke-13 tidak berlaku pada pejabat negara, pejabat eselon I dan II, serta pejabat setingkatnya atau sama seperti kebijakan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) yang sebelumnya sudah dilaksanakan.

“Totalnya Rp 28,5 triliun. Anggaran tersebut terdiri dari gaji ke-13 Aparatur Sipil Negara, termasuk PNS pusat dan anggota Polri dan prajurit TNI sebesar Rp 6,73 triliun, pensiunan sebesar Rp 7,86 triliun, dan ASN daerah sebesar Rp 13,89 triliun,” tambah Sri Mulyani.

Baca juga:   Wawali SAS Hadiri Ibadah Syukur HUT Ke-9 Kelurahan Kolongan Satu

Menanggapai hasil konferensi pers tersebut, Pemkab Bolmong melalui Badan Keuangan Daerah mengaku telah menyiapkan anggaran pembayaran gaji-13 ini. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp13 miliar

(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed