by

Revisi Perda RTRW Harus Dipacu, Demi Masuknya Investasi di Bolmong

BOLMONG, manadozone.com — Guna menyambut hadirnya Investasi di Daerah Bolaang Mongondow (Bolmong) diperlukan adanya reaksi cepat dalam melakukan Revisi Peraturan Daerah (Perda) RTRW, yang menjadi salah satu fokus Pemerintah Daerah Daerah (Pemda) sebagai dasar atau syarat aktifitas dari para investor.

Contohnya, regulasi berupa Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) yang saat ini tengah digodok untuk direvisi.

Sebab, Perda RTRW yang disusun pada tahun 2014 lalu itu sudah harus disesuaikan dengan beberapa kebijakan baru yang diberlakukan mulai dari tingkat pusat, provinsi dan Pemkab Bolmong.

Baca juga:   Peduli Dampak Covid-19 Tim WL Bagikan Beras

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bolmong, Ir Channy Wayong. Dengan mengatakan revisi perda mengenai RTRW saat ini masih dilakukan.

“Untuk revisi Perda mengenai RTRW saat ini masih dilakukan kajian-kajian. Contohnya, Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang disusun oleh DLH, dan beberapa kajian lainnya. Tahapannya panjang sebelum kita mengajukan kepada DPRD untuk revisi,” Ucap Ir Channy Wayong.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, ini juga menambahkan, revisi Perda RTRW sangat dibutuhkan oleh Pemkab Bolmong. Karena, dinilai ada beberapa kebijakan yang perlu diakomodir, terlebih soal masuknya investasi.

Baca juga:   Sesuai Permintaan di Musrenbang, DP3A Bolmong Mulai Verifikasi Penerima Bantuan

“Investasi ini penting untuk pembangunan di daerah. Namun, kita perlu mengaturnya lewat Perda RTRW, sehingga bisa berjalan sesuai koridor hukum. Contohnya jika soal investasi, maka perlu diatur soal zonasi kawasan industri seperti apa. Begitu pula dengan zonasi kawasan hutan lindung dan lainnya. Meski ada regulasi yang membolehkan penggunaan kawasan-kawasan yang dilindungi untuk investasi, tetapi harus melewati perizinan di tingkat pusat yang panjang dan ketat,” jelas Channy.

Untuk diketahui, RTRW merupakan arahan kebijakan dan strategi pemanfaatan ruang wilayah negara atau daerah yang dijadikan acuan untuk perencanaan jangka panjang. Dimana, RTRW ini menjadi dasar hukum yang sangat strategis dalam rangka rencana pembangunan jangka panjang nasional atau pun daerah. Selain itu, RTRW ini juga mewujudkan keterpaduan, keterkaitan, dan keseimbangan perkembangan antarwilayah provinsi, serta keserasian antarsektor, penetapan lokasi dan fungsi ruang untuk investasi, dan penataan ruang kawasan strategis nasional/daerah.

Baca juga:   Pasien Positif Covid-19 Asal Pindol Dinyatakan Sembuh

(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed