by

Pemkab Minahasa Tutup Kios Pedagang Langowan yang Tidak Ikut Rapid Tes

Manadozone – Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 menutup sejumlah toko, kios serta lapak di pasar Langowan, Kamis 16/7 siang tadi.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. Wenny Talumewo saat meninjau pasar Langowan, menyampaikan bahwa Penertiban serta penutupan toko milik pedagang merupakan tindakan tegas dari pemerintah bagi yang tidak mau mengikuti Rapid test dengan maksud untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19, sekiranya masyarakat juga ikut membantu pemerintah mencegah penyebaran pandemi covid 19. Hari ini sejumlah 2 ruko, 25 kios, dan 85 lapak yang ditutup dan akan dievaluasi lebih lanjut.

Baca juga:   Jaga Katahanan Pangan Masyarakat, Pemprov Sulut dan Bank SulutGo Salurkan Bansos

“Kegiatan rapid test sebenarnya dilakukan agar para pedagang bisa mengetahui keadaan diri masing- masing apakah reaktif atau tidak, hal ini sebenarnya sangat baik untuk diri sendiri dan juga untuk kesehatan. Hal ini kiranya bisa menjadi motivasi bagi masyarakat agar tidak takut dengan rapid test dan juga untuk memutus penyebaran covid 19 demi keamanan dan kenyamanan bersama,” ungkap Talumewo yang didampingi Camat Langowan Timur Jeffry Mainsiouw, Kepala Pasar Langowan Yani Tulangouw, dan Forkopimca Langowan Timur

Talumewo menghimbau juga kepada seluruh pedagang maupun pembeli agar terus mentaati himbauan pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan, mengunakan masker saat beraktivitas, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, menerapkan pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan bergizi. “Hal ini harus diterapkan dalam aktivitas sehari-hari agar terhindar dari pandemi covid 19,” tutupnya.

Baca juga:   Wagub Kandou Lantik 172 Pejabat Eselon III Dan IV

(ToarS)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed