by

Video Aktifitas Ilegal Maining Di PT.BDL Viral di Media Sosial

Manado || manadozone.com – Dunia Maya dihebohkan dengan Video yang berisikan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) yang diduga terjadi di Gunung Patung Desa Mopait Kecamatan Lolayan Bolaang Mongondow sesuai dengan titik koordinat yang berada di Video tersebut.

dalam video tersebut terlihat ada sebuah alat berat Jenis Eksavator sedang mengeruk material tanah, kuat dugaan tanah tersebut adalah material yang mengandung emas dan selanjutnya akan di olah di bak Penampungan.

Informasi yang di rangkum manadozone.com diketahui bahwa kegiatan tersebut ternyata dilakukan oleh Yance Tanesia dan Jimmy Ingkiriwang, hal tersebut diutarakan oleh salah satu Tokoh Pemuda Desa Mopait Nujulkifly Mokodompit SH, menurut keterangan Nujul, Aktivitas Ilegal maining tersebut sudah lama dan tak tersentuh Hukum, “Aktifitas Ilegal yang dilakukan Yance Tanesia dan Jimmy Ingkiriwang sudah berlangsung lama, meskipun sudah ada penolakan dari masyarakat namun mereka masih saja melakukan aktivitas ilegal tersebut”, ujar Nujul

Nujulkifly Mokodompit. SH
Nujulkifly Mokodompit.SH

Lanjut dikatakannya “dengan beredarnya Video tersebut menjadi pembuktian bahwa ada aktivitas ilegal di Gunung Patung, pasalnya selama ini Pihak berwajib terkesan menutupi aktivitas ilegal tersebut dan membantah kalau ada aktivitas Ilegal di Gunung Patung, maka dengan Beredarnya Video tersebut tidak ada alasan lagi untuk tidak menindak para pelaku tersebut”, ucap Mokodompit

Baca juga:   Badan Kesbang Tomohon Gelar Sosialisasi Kebijakan Peraturan Perundang Undangan Keormasan

Dirinya berharap Kapolda Sulut Royke Lumowa dapat membuktikan Komitmennya untuk memberantas Pelaku PETI yang menggunakan alat berat, “Kami menanti Komitmen Kapolda Sulut untuk memberantas Pelaku Ilegal Maining, jangan hanya masyarakat kecil yang bekerja secara manual yang ditindak sedangkan mereka yang jelas bekerja dengan menggunakan alat berat dibiarkan, bahkan dilindungi, Kami Mendesak Kapolda Untuk Mundur dari Jabatannya jika tidak mampu menangkap Yance Tanesia dan Jimmy Ingkiriwang”, Tegas Nujul

Perlu diketahui, Yance Tanesia bersama Jimmy Ingkiriwang, melakukan Aktivitas Pertambangan dilokasi Wilayah Ijin Usaha Pertambangan (WIUP) PT. Bulawan Daya Lestari yang Ijin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP-OP) dan Ijin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) sudah habis sejak 10 maret 2019 lalu, dan hingga saat ini dalam upaya perpanjangan oleh Dirut PT. BDL Hadi Pandunata namun belum disetujui oleh instansi terkait karena permasalahan internal kepemilikan saham dan saat ini lahan tersebut masih dalam status quo sehingga siapapun tidak dapat beraktivitas dilahan tersebut sampai mempunyai payung hukum yang jelas. (Julian)

Baca juga:   Lakukan Penindakan Aktifitas PETI di PT. BDL, GMPK dan LAKIP Apresiasi Tim Gabungan Mabes Polri dan Gakkum

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed