by

Berkunjung di Bolmong, Wamen PUPR: Pembangunan Waduk Pindol Rencana Diresmikan Presiden Jokowi

BOLMONG, manadozone.com — Wakil Menteri (Wamen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia menyatakan jika pembangunan Waduk di Desa Pindol, selesai sesuai terget di tahun depan, itu rencana akan diresmikan Presiden RI Ir Hi Joko Widodo.

Hal tersebut dikatakan Wamen PUPR John Wempi Wetipo, saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Waduk Pindol, yang ada di Desa Pinogaluman, Kabupaten Bolaang Mongondow, selasa (02/072929) yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Tahlis Gallang SIP MM, juga berdasarkan surat dari Kepala Balai Sungai Sulawesi 1, Nomor UM.01.02/BWSS-1/2906-01/2020.

Baca juga:   Bimtek Tanaman Hias, Walikota Senduk Berharap Adanya Peningkatan Kesejahteraan Untuk Masyarakat dan Petani

Sebab kata John Wempi Wetipo, di Sulawesi Utara (Sulut) ada sebanyak 2 (Dua) Waduk yang sedang dalam pembangunan, yang lainnya berada di Kuwil, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) kedua waduk ini, rencananya akan diresmikan oleh Presiden RI ke-7, Ir Hi Joko Widodo.

“Pelaksanaan pekerjaannya itu akan dipacu di Era New Normal, dengan target selesai tahun depan 2021. Rencananya akan diresmikan oleh Presiden Ir Hi Joko Widodo, yang juga menjadi kunjungan pertama di Bolaang Mongondow Raya,” kata Wamen PUPR, John Wempi Wetipo.

Seperti diketahui, pembangunan Waduk Pindol, dari pekerjaan fisik sudah diatas 54%, yang sempat terhenti dengan adanya pandemic Wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sehingga anggaran sebesar 13 Miliar, harus dialihkan guna penanganan dampak Covid-19.

Baca juga:   Dishub Kota Tomohon Gelar Koordinasi dan Sinergitas Stakeholder Perhubungan

Dikatakan Wamen PUPR, Pekerjaan lahan Waduk Pindol, itu sudah 92,5%, dan minta Pemerintah Daerah (Pemda) Bolmong, untuk dapat bersama membantu, menuntaskan pembebasan lahan.

“Pengerjaan lahannya sudah 92, 5 persen lebih. Ada delapan hektare yang belum dibebaskan, tapi bukan di area utama. Covid 19 memang menghambat pengerjaan waduk tersebut. Anggaran sebesar 13 miliar dialihkan untuk Covid. Ada refocusing, tapi tahun depan akan dibayarkan lagi 13 miliar tersebut.” Terangnya.

(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed