by

Diduga Berniat Bikin Keributan, Sekelompok Massa dan Barang Tajam Diamankan Polres Mitra

MITRA, manadozone.com — Tak butuh waktu lama, reaksi cepat dilakukan Tim Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Minahasa Tenggara (Mitra) langsung melakukan penangkapan ke sekelompok massa yang diduga hendak berniat membuat keributan, di Kecamatan Ratatotok.

Reaksi cepat yang dilaksanakan, itu dipimpin langsung Kapolres Mitra, AKBP Robby Rahadian SIK, sabtu, (20 /06/2020) sekitar pukul 18.00 wita, dengan menerjunkan Tim Gabungan, melakukan pengamanan, serta penangkapan sekitar pukul 20.00 wita, terhadap para kelompok massa dari Kecamatan Tompaso Baru, Kabupaten Minahasa Selatan, yang diduga akan membuat keributan di Kecamatan Ratatotok.

Baca juga:   Wawali SAS Buka Kejuaraan Liga Pelajar SD dan SMP Se-Kota Tomohon Tahun 2018

Kepada wartawan, Kasat Reskrim Polres Mitra, Iptu Muhammad Hasbi SIK, mengatakan, penangkapan yang dilakukan berkat adanya informasi warga, bahwa ada sekelompok massa dari Tompaso Baru, Minsel yang hendak berniat melakukan keributan di Ratatotok.

“Usai mendapat informasi, kami bersama Kapolres, langsung turun melakukan penangkapan sebagai langkah cepat untuk memberikan dan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” kata Kasat Reskrim Polres Mitra, Iptu Muhammad Hasbi SIK.

Lanjut Hasbi, sapaan akrabnya, yang juga mantan Katim Maleo dan Kanit Buser Polres Bolaang Mongondow, menambahkan, usai mendapat informasi warga adanya kelompok massa yang berniat membuat keributan, Anggota Polres Minahasa Tenggara yang tergabung dalam operasi gubungan langsung memeriksa setiap kendaraan yang akan masuk.

Baca juga:   Sekretariat DPRD Bolmong Ikuti Workshop Forum Komunikasi Sekretatiat DPRD Se-Provinsi Sulut

Alhasil upaya yang dilakukan bukan hanya isapan jempol, melainkan bukti dan kebenaran informasi yang didapat, didalam mobil Jenis Avanza, bernomor Polisi DB 1903 AQ yang bukan hanya berpenumpang sebanyak 8 Delapan) Orang, melainkan juga berisikan 10 buah senjata tajam.

“Kita amankan 8 orang masing-masing berinisial ET alias Win, ML alias Maik, SM alias Evy, JS alias Jon, FK alias Fen, ST alias Ser, AT alias An, KP alias Mei, bersama dengan 10 Barang Tajam. Jenis Parang dari Cakram dan pisau.” Tambah Kasat Reskrim Polres Mitra.

Baca juga:   Wabup Bahas RPJMN 2020-2024 Bersama Kementerian PPN/Bappenas

Para pelaku akan proses lanjut dikenakan UU Darurat Nomor 12, Tahun 1951, pasal 2.

(Zul)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed