Kadis ESDM Sulut Tegaskan IUP OP PT. BDL Telah Habis

Kadis ESDM Sulut Tegaskan IUP OP PT. BDL  Telah Habis

Manado || manadozone – Beredarnya kabar bahwa Ijin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) PT Bulawan Daya Lestari masih aktif hingga Mei 2011 yang di gembar gemborkan para pelaku Pertambangan Emas Tanpa Ijin dibantah oleh Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Propinsi Sulut Fransiscus Maindoka.

saat dimintai keterangan oleh Manadozone.com (19/06) Fransiskus Maindoka menyatakan bahwa, IUP OP PT.BDL memang telah berakhir dan dari Dinas ESDM telah menyampaikan semua persyaratan Perpanjangan ke PTSP namun dari PTSP belum memprosesnya. ” Memang Kronologinya Kami (ESDM) telah menyampaikan ke PTSP semua persyaratan perpanjangan Ijin PT.BDL, namun dari PTSP belum memproses Ijin perpanjangannya karena permasalahan Internal antara Pak Yance Tanesia dan Pak Hadi Pandunata belum selesai, sampai ijinnya Habis. ujar Maindoka

Kadis Juga menambahkan ” memang dari Pihak PT. BDL mengklaim bahwa ijin mereka masih berlaku sampai tahun 2021, namun setelah kami melihat ternyata memang ijinnya sudah habis, maka kami menyurat ke Kementrian ESDM untuk dipertimbangkan perpanjangannya tapi sampai saat ini belum ada balasan dari Kementrian ” Ujar Maindoka

Baca juga:   Pemda dan Lintas Instansi Bolmong Bahas Pelaksanaan Keagamaan Tempat Ibadah

Menanggapi hal tersebut tersebut, Ketua Penerus Kemerdekaan Republik Indonesia (PKRI) Cadsena propinsi Sulut Hery Mandolang. SE angkat bicara, menurut Mandolang, pihak ESDM seharusnya mengambil tindakan tegas jika telah mengetahui kalau ijinnya telah selesai. “Jika memang ijin PT. BDL telah Selesai seharusnya dari ESDM harus mengambil tindakan tegas dengan mengosongkan areal tersebut agar tidak terjadi permasalahan lainnya. info yang kami dapat bahwa di lokasi PT. BDL masih ada aktifitas pertambangan meski ijin sudah habis, inikan seharusnya tidak bisa dibiarkan, apalagi masih ada permasalahan hukum yang belum mengikat atas Hak kepemilikan Saham. Ujar Mandolang

    Aktifitas PETI di Lahan PT. BDLAktifitas PETI di Lahan PT. BDL

lanju Mandolang, “Kami mencurigai ada permainan dalam masalah ini hingga tidak ada penegasan dari pihak terkait, ini sudah pelanggaran tindak pidana, Jadi kami Minta kepada Kepala Dinas ESDM untuk segera mengambil tindakan Tegas terhadap pelaku yang masih beraktifitas di Lahan PT. BDL”. sebut Mandolang yang juga Ketua Milisi Waraney Sulut dan Ketua KPK Tipikor Sulut

Baca juga:   ROR Promosikan Pariwisata Minahasa di Sulut Expo 2019

Untuk diketahui, permasalahan Internal yang terjadi di PT. BDL terkait kepemilikan Saham, dimana Edwin Efraim Tanesia yang dulunya pemilik PT. BDL menjual Sahamnya sebesar 70 Persen kepada PT. IPI yang dimiliki oleh Hadi Pandunata, namun belakangan ini Edwin Efraim Tanesia menggugat PT. IPI dan Hadi Pandunata dengan alasan Penjualan Saham tersebut tidak Sah karena tidak ada pemberitahuan ke Gubernur dan IUP OP tidak bisa di pindah tangankan, padahal seluruh persyaratannya sudah sesuai dengan mekanisme yang ada.

Sementara itu, Kuasa Direktur PT. BDL Mody Donny Sumolang, menjelaskan bahwa yang saat ini beroperasi di lokasi PT. BDL adalah Yance Tanesia dan Jimmy Ingkiriwang, “saat ini kami sebagai pemegang saham 70 persen sudah tidak melakukan Aktifitas di lokasi PT BDL, namun Yance Tanesia dan Jimmy ingkiriwang yang beraktifitas di situ dengan melibatkan TKA asal Tiongkok tanpa ijin resmi, kami sudah pernah melaporkan ke Polda Sulut terkait aktifitas PETI di Lahan kami, namun hingga saat ini tidak ada penindakan., dari segi hukum Yance Tanesia tidak ada kapasitas apapun di PT. BDL, namun anehnya yang bersangkutan selalu tampil sebagai Pemilik Perusahaan baik dalam persoalan Hukum maupun pengaturan Perusahaan, dalam Gugatan di PN Kotamobagu Yance Tanesia sebagai salah satu Penggugat padahal dalam kepemilikan Saham sebelum dan sesudah perubahan, namanya tidak pernah dicantumkan namun PN Kotamobagu tetap menerima Gugatan tersebut ada apa ini?? ujar Sumolang.

Baca juga:   Rektor Unima Salurkan Bantuan Sosial ke KKK Lewat Alumni IKIP-Unima se-Jabodetabek

Sementara hingga berita ini di publish baik Yance Tanesia maupun Jimmy Ingkiriwang belum berhasil dimintai keterangan. (Julian)

Tags: , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply