Eman : Pelatihan Bela Negara Untuk Meningkatkan Wawasan Kebangsaan

Berita Utama, Tomohon740 Dilihat

Manadozone||Tomohon – Bela Negara merupakan salah satu program penguatan rasa kebangsaan bagi anak-anak negeri sebagai simbol perjuangan bangsa. Sebagai pemicu jiwa militansi untuk menghalau segala upaya yang akan merusak rasa persatuan, kebersamaan di tengah-tengah keberagaman, dan tetap memupuk jiwa nasionalis untuk mencapai masyarakat adil dan makmur berdasarkan pancasila dan undang-undang dasar 1945. Hal ini dikatakan Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, SE.Ak, CA., saat menghadiri sekaligus membuka pelaksanaan Pelatihan Bela Negara. Kamis (05/03/2020), bertempat di Homestay Tomohon.

Lanjut Eman, kegiatan Bela Negara merupakan salah satu program penguatan rasa kebangsaan bagi anak-anak negeri sebagai simbol perjuangan bangsa. Sebagai pemicu jiwa militansi untuk menghalau segala upaya yang akan merusak rasa persatuan, kebersamaan di tengah-tengah keberagaman, dan tetap memupuk jiwa nasionalis untuk mencapai masyarakat adil dan makmur berdasarkan pancasila dan undang-undang dasar 1945.

Baca juga:   Dari Acara Puncak Ekspresi JMS dan Grand Final Duta Adhyaksa Tahun 2017

Dijelaskan Eman, pelatihan Bela Negara yang dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mempertebal patriotisme atau cinta terhadap tanah air. Seiring dengan derasnya arus informasi, komunikasi, dan kemajuan berdemokrasi serta perubahan nilai-nilai kejuangan, nilai-nilai luhur budaya, dan kesetiakawanan sosial.

“Patriotisme saat ini atau cinta negeri, bukan lagi berperang dengan mengangkat senjata seperti pada masa perjuangan merebut kemerdekaan secara fisik, tetapi patriotisme diartikan sebagai cinta tanah air, negara, dan bangsa dengan mengaktualisasikan, menjauhkan tindakan yang dapat merugikan persatuan dan solidaritas sesama anak bangsa. Dalam rangka inilah pengertian bela negara harus ditempatkan pada cara dan sikap membela kepentingan sesama sebagai sesama anak bangsa.” Kata Eman.

Baca juga:   BKPP Bolmong Telah Siapkan Fasilitas Jelang Test CAT CPNS

Ditambahkan Eman, Pancasila sebagai ideologi bangsa bergantung pada tiga dimensi, yakni dimensi realita, dimensi fleksibilitas, dan dimensi idealisme. Pancasila merupakan suatu ideologi terbuka, yang artinya ideologi yang dapat beradaptasi dengan ideologi lain. Pancasila merupakan jiwa, kepribadian, dasar negara, sumber hukum, perjanjian luhur, pandangan hidup, dan cita-cita bangsa yang harus selalu dijunjung demi persatuan NKRI.

Adapun Tujuan pelatihan Bela Negara adalah untuk meningkatkan wawasan kebangsaan, rasa memiliki, bertanggung jawab, dan mengambil bagian bagi terselenggaranya kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Perlu diingat Indonesia adalah negara besar dengan potensi yang dimilikinya. Antara lain jumlah penduduk yang banyak, yakni ± 269 juta jiwa dengan berbagai latar belakang suku, agama, ras, golongan, budaya, dan adat istiadat. Pungkas walikota Eman.

Baca juga:   Ryan Parera, Pegawai Teladan Rutan Manado Edisi April

Tampil sebagai narasumber pada kegiatan ini, yakni  Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir. Harold V. Lolowang, MSc, Danramil Tomohon Kap. Inf. Sulistyo, Ketua Karang Taruna Kota Tomohon Jilly G. Eman, SE, MM, Ketua LPM Kota Tomohon Dr. Rooije Rumende, S.Si. M.Kes. dihadiri Kaban Kesbangpol Ronny Lumowa, S.Sos, MSi. Dan sebagai Peserta dari Insan Pers, LPM, Pelajar/Mahasiswa, Forum Pembauran Kebangsaan Kota Tomohon. (JP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *