Eman : Melalui ITP Guna Menjalin Kolaborasi Dengan Organisasi Profesi atau Stakeholder Terkait Buku KIA

Berita Utama, Tomohon609 Dilihat

Manadozone||Tomohon – Wali kota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak., CA.,didampingi  Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir. Harold V. Lolowang, menghadiri kegiatan International Training Program, bertempat di Hotel Villa Emitta Tomohon. Selasa (17/09/2019).

Kegiatan ini yang  mengambil tema “The Strengthening of Child Health Handbook Implementation in Collaboration with Professional Organization”, dihadiri juga oleh perwakilan Kementerian Kesehatan RI Ibu dr. Ni Made Diah, MKM., Perwakilan Kementerian Sekretariat Negara RI Bapak Egi Dilianda, Perwakilan JICA Headquarter Japan Ms. Keiko Osaki, JICA MHC Project Indonesia Ms. Aya Hasegawa, Perwakilan negara Afghanistan, Kamboja, Laos dan Tajikistan, Perwakilan Provinsi Banten, Jawa Tengah dan Sulawesi Utara

Baca juga:   Pelaku Penganiayaan Pasutri Ditangkap Polsek Tumpaan

Dalam laporan Panitia Penyelenggara International Training Program dr. Ni Made Niah, MKM, mengatakan International training program on MCH Handbook diselenggarakan setiap tahun, sejak tahun 2008, hingga tahun ini telah 11 kali menjadi tuan rumah dengan peserta dari 15 negara.

Lanjut Niah, ITP diselenggarakan atas dukungan JICA kepada Pemerintah Indonesia, yang ditunjuk menjadi tuan rumah karena telah berhasil mengintegrasikan Buku KIA ke dalam program nasional.

Sementara, dalam sambutan pemerintah, Walikota Eman mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang telah menerapkan Kota Tomohon sebagai tempat dilaksanakannya kegiatan ini sekaligus tempat lokasi kunjungan lapangan bagi peserta untuk melihat dan belajar bagaimana implementasi penggunaan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di fasilitas kesehatan yaitu di puskesmas dan rumah sakit serta di posyandu

Baca juga:   Kapolres Kotamobagu Pimpin Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Setingkat Lebih Tinggi

Dikatakan Eman, tujuan kegiatan ini yaitu para Peserta mendapatkan pembelajaran tentang penerapan Buku KIA di Indonesia, penerapan  di tingkat masyarakat, fasilitas kesehatan dasar dan rujukan.

“Kegiatan ini, para peserta mendapatkan pembelajaran menjalin kolaborasi dengan organisasi profesi atau stakeholder terkait Buku KIA.” ujar Eman.

Walikota Eman berharap, kiranya dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat dijadikan sebagai bahan acuan dan metode pembelajaran bersama sebagaimana untuk memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak melalui pemanfaatan buku KIA. (RH/JP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *