Redam Pertikaian Panjang, Desa Pinonobatuan dan Imandi Sepakat Damai

BOLMONG, manadozone.com — Sekian lama sering terjadi pertikaian, hingga sekitar puluhan tahun, akhirnya kelompok warga desa Pinonobatuan (Tambun) dan Kelurahan Imandi yang ada di Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sepakat untuk melakukan perdamaian.

Kesepakatan Damai, itu pun dilaksanakan di area perkebunan Jagung, tempat yang kerap dijadikan sebagai wilayah untuk beradu, dengan membawa parang, tobak hingga senjata angin dan rakitan.

Kesepakatan tersebut tertuang dalam Deklarasi Damai, yang turut dihadiri unsur Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan dihadiri Waka Polda Sulut, Brigjen Pol Drs Alexander Marten Mandalika, bersama Pejabat Utama Polda, Dir Binmas Kombes Pol Darwanto, Dir Intel Budi Hermanto, Dir Lantas Kombes Pol Drs IGP Ngurah Gunawan, Karo Ops Kombes Yohannis, dan Kapolres Kotamobagu, AKBP Gani F Siahaan SIK MH, Waka Polres Kotamobagu, Kompol Effendy Tubagus S.Sos MSi.

Dalam sambutan Waka Polda Sulut, Brigjen Pol Drs Alex Mandalika, menilai pertikaian yang terjadi antara dua desa bersaudara tersebut, diduga ada biang, atau provokator yang sengaja ingin merusak kerukunan dan kedamaian. Maka langkah tegas itu perlu dilakukan.

Baca juga:   Sekot Lolowang Hadiri Sosialisasi Permendagri Nomor 38 Tahun 2018 di Jakarta

“Disini ada provokar yang menggerakkan hingga terjadinya konflik. Dan sini akan ditegaskan. Sulut itu cerminan hidup rukun dan damai. Kenapa di dua bersaudara ini tidak hidup rukun dan damai. Kita kubur semua itu rasa baku marah,” kata Waka Polda Sulut, Brigjen Pol Alex Mandalika.

Lanjut Waka Polda Sulut, dirinya bangga dua kelompok desa bersaudara yang ada di desa tambun dan Kelurahan Imandi, bisa datang dan hadir untuk melaksanakan deklarasi damai.

“Saya apresiasi atas kehadiran dan kesepakatan untuk berdamai. Damai dalam tuhan. Tanggung jawab kita untuk sang pencipta. Mulai hari ini, detik ini, torang samua basudara.” terangnya.

Hal serupa juga dikatakan Bupati Bolmong, Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow, dengan mengatakan dan berharap agar kekrasan atau dendam kesumat yang telah sekian lama terjadi untuk dapat diakhiri.

Baca juga:   Anggota DPRD Minahasa Beri Penghormatan Terakhir Kepada Mantan Bupati SVR

“Semoga pertemuan ini mendapat berkat, rahmat dari Tuhan Yang Maha Esa. Akhiri kekerasan, salah paham, atau dendam kusumat. Semoga hari ini menjadi hari paling bersejarah bagi kabupaten Bolmong. Semoga hari ini hadir rasa saling menyayangi,” kata Bupati Bolmong, Yasti Soepredjo Mokoagow.

Lanjut Yasti, dirinya menegaskan agar kesepakatan yang telah dibuat, itu dapat dilaksanakan dengan baik, dengan tidak ada yang melanggar. Bahkan, jika didapati ada yang dinilai melanggar dari kesepatan, dirinya meminta agar kepolisian dapat menindak tegas.

“Sesuai dengan kesepakatan di Kotamobagu, bahwa harus ditindak tegas provokator. Hari ini tidak ada lagi bunyi tiang listrik. Pak Kapolres! Siapa yang bunyikan tiang listrik, silahkan tangkap! Siapa pun yang bunyikan tiang listrik. Knalpot recing juga ditindak tegas. Dan miras yang utama juga harus ditindak. Akhiri semua pertikaian. Kita ciptakan kedamaian di Tanah Mongondow, tanah imandi dan pinonobatuan,” tambahnya.

Baca juga:   Duta Besar Djauhari Oratmangun Serahkan Surat Kepercayaan Kepada Presiden Mongolia

Lebih lanjut lagi dikatakan Bupati BYasti Mokoagow, bahwa selaku Pemerintah daerah, dirinya kan mengucurkan anggaran untuk pembangunan pos penjagaan diperbatasan.

“Kami pemerintah akan bangun Pos yang permanen. Dan ada petugas kepolisian yang akan berjaga. Damai itu Indah.” ttutp Bupati Bolmong, Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow.

Hadir dalam deklarasi damai tersebut, Waka Polda Sulut, Brigjen Pol Alexander Marten Mandalika, para PJU Polda Sulut,  Dir Binmas Kombes Pol Darwanto, Dir Intel Budi Hermanto, Dir Lantas Kombes Pol Drs IGP Ngurah Gunawan, Karo Ops Kombes Yohannis, dan Kapolres Kotamobagu, AKBP Gani F Siahaan SIK MH, Waka Polres Kotamobagu, Kompol Effendy Tubagus S.Sos MSi, Kaden Brimob Inuai, Kompol Yana Supriatna, Anggota DPRD Provinsi Muhammad Wongso serta anggota Polres Kotamobagu, Brimob Inuai dan TNI dari Kodim 1303 Bolmong, serta para Pimpinan SKPD Lingkup Pemda Bolmong dan masyarakat desa tambun dan Imandi.

(Zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *