Pemkot Tomohon Gelar Focus Group Discussion tentang Evaluasi Kebijakan dan Program Lanjut Usia

Berita Utama, Tomohon576 Dilihat

Manadozone||Tomohon – Pemerintah kota tomohon menggelar, Focus Group Discussion tentang Evaluasi Kebijakan dan Program Lanjut Usia di Kota/Kabupaten dalam upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan Lansia di Kota Tomohon. Bertempat di ruang rapat Lantai III Sekretariat Daerah kantor Walikota Kota Tomohon. Kamis (25/072019).

Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan, saat menghadiri sekaligus membuka kegiatan ini dan membawakan materi berjudul Program dan kegiatan bagi lanjut usia di Kota Tomohon.

Kegiatan ini, dihadiri oleh Ketua Tim Kaji Tindak IPB (Institut Pertanian Bogor) Prof. DR. drh. Clara Meliyanti Kusharto, M.Sc., Anggota Tim Kaji Tindak IPB Reiji Nurdiani, SE. M.Si. dan Vieta Annisa Nurhidayati, S.Gz. M.Sc. serta Perangkat Daerah terkait di Kota Tomohon.

Baca juga:   Apel Korpri Pemkot Tomohon Diharapkan mampu dan cakap Guna mewujudkan Good Governance

Diketahui, kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan dalam kerja sama antara Direktorat Jenderal  Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dengan FEMA Institut Pertanian Bogor yg dilaksanakan oleh Departemen/Jurusan Gizi Masyarakat IPB.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Tomohon, mengatakan kegiatan ini merupakan participatory action research dengan melibatkan bebagai pihak yaitu Dinas Kesehatan Kota/Kabupaten dan dinas lain yang relevan, DPRD Kota/Kabupaten, Bappelitbangda Kota/Kabupaten, dan Posyandu Lansia

Lanjut Sompotan, kegiatan ini meliputi pencarian informasi tentang ada/tidaknya Posyandu Lansia, jenis kegiatan yang dilakukan/inovasi pemberdayaan usia lanjut, manfaat, kendala, ada/tidaknya kebijakan dan anggaran yang mendukung Posyandu Lansia. Kata Sompotan yang dikenal dengan nama SAS.

Baca juga:   Terkait Perlindungan Data Keamanan Siber Wabup Bolmong Hadiri Launching CSIRT

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan lanjut usia untuk mencapai lanjut usia yang sehat, mandiri, aktif, produktif dan berdaya guna bagi keluarga dan masyarakat melalui peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi Lansia di fasilitas pelayanan kesehatan primer dan rujukan serta pemberdayaan potensi Lansia. (RH/Rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *