Soal Gedung Radiologi yang disegel, Walikota Kotamobagu Harap Ada Tambahan Anggaran Pembangunan

Berita Utama619 Dilihat

KOTAMOBAGU, manadozone.com – Terkait dengan salah satu fasilitas gedung Radiologi milik  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kotamobagu, yang beberapa hari lalu disegel oleh Badan Pengawasan Tenaga Nuklir (BAPETEN) ditanggapi dingin oleh Walikota Kotamobagu.

Dikatakan Walikota Kotamobagu, Ir Hj Tatong Bara, bahwa penyegelan beberapa hari yang lalu dilakukan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Direktorat Inspeksi Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif, itu bukanlah penyegelan atau warning.

“Rumah sakit bukan disegel, tapi itu kan kita belum memanfaatkan karena sumua unsur, alatnya belum lengkap. Bisa dicek, apakah sudah dimanfaatkan atau belum, itu yang pertama,” kata Walikota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara.

Baca juga:   Kasus Sengketa Tanah di Desa Leilem Mulai Bergulir di Pengadilan Negeri Tondano

Dikatakan Walikota, bahwa dirinya tau SOP dan Resiko dari gedung radiolaogi yang dibangun itu, tidaklah sembarang. Bahkan dikatakan Walikota Tatong Bara, gedung yang disegel itu pun, belum digunakan dan masih ada beberapa komponen yang belum terpasang.

“Kita tau SOP dan resikonya besar, jadi kita tidak sembarangan. Dan alat itu belum digunakan. Itu yang sekarang mencuat, itu bukan warning untuk tidak dipakai, namun dipenuhi seluruh SOPnya, karena itu radiasi dan kita tau. Apalagi kita belum operasikan Alatnya , masih ada beberapa komponen yang belum dipasang,” tambahnya

Baca juga:   Cabuli Pacarnya yang Masih Dibawah Umur, JM Ditangkap Resmob Polres Bitung

Diakhir wawancara dengan beberapa media, Walikota Tatong Bara, berharap bangunan yang disegel BAPETEN, itu akan mendapat tambahan Anggaran, dan menilai bahwa bangunan dengan anggaran 3.4 Miliar itu masih belum cukup.

“Anggaran yang kemarin itu belum cukup. Dan mohon maaf ini juga belum digunakan.” Terang Walikota Kotamobagu, Ir Hj Tatong Bara, saat rapat paripurna LKPJ Tahun Anggaran 2018, diskors.

Sebelumnya pagi tadi, senin (24/06/19) para Anggota DPRD, dari Komisi II dan III langsung tinjau lokasi gedung yang disegel, serta beberapa gedung lainnya yang dibangun dengan APBD Tahun 2018, yang dinilai konstruksi bangunan tidak sesuai dengan standarisasi tekhnis.

Baca juga:   Penggunaan Kendaraan Dinas di Bolmong Tidak Pada Peruntukan Akan Ditindak Tegas

(Zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *