Bahaya DBD, Bupati Depri Pontoh Himbau Jaga Kebersihan Cegah Pertumbuhan Jentik Nyamuk

BOLMUT, manadozone.com — Reaksi cepat Bupati Bolmut Drs Hi Depri Pontoh, dalam melakukan pencegahan penyakit Berbahaya DBD kepada masyarakatnya patut diapresiasi.

Betapa tidak reaksi cepat dilakukan Bupati Bolmut, 2 periode itu, langsung menginstrusikan agar dalam seminggu gemar mensosialisasikan penanggulan Demam Berdarah Dengue (DBD), dan melakukan pencegahan berkembangnya jentik-jentik nyamuk.

Hal tersebut dikatakan Bupati Bolmut Depri Pontoh, saat memberikan sambutan, dilapangan olahraga Desa Binjeita, Kacamatan Bolaang Itang Timur.

Dalam sambutannya, Bupati Depri, menghimbau, agar ASN Lingkup Pemda Bolmut, terus mensosialisasikan Penanggulang DBD, terlebih di musim penghujan.

Baca juga:   Hindari Kecelakaan, Kakorlantas : Sehat dan Tidak Lelah Menjadi Syarat Mutlak saat Berkendara

“Sosialisasi Penaggulangan DBD, karena memasuki musim penghujan seperti sekarang ini didapati adanya penyakit berbahaya, seperti DBD di beberapa desa khususnya Kecamatan Bolangitang Timur,” kata Bupati Bolmut, Depri Pontoh.

Hal serupa juga dikatakan dr Jusnan Mokoginta, Kepala Dinas Kesehatan Bolmut, dengan mengatakan dirinya telah menyampaikan ke seluruh puskesmas, untuk gemar mensosialisasikan penanggulangan DBD. dan cegah penyebaran jentik-jentik nyamuk.

“Semua pihak tanpa terkecuali harus bekerja sama, petugas kesehatan beserta masyarakat harus benar-benar menerapkan pola hidup sehat agar terhindar dari penyakit mematikan, seperti DBD,” kata dr Jusnan Mokoginta.

Baca juga:   JFE SAS Hadiri Paripurna Pendapat Akhir Ranperda Perubahan APBD TA 2017.

Terpantau, bupati juga menyerahkan secara simbolis Media Stunting dan Media isi Piringku kepada Kepal Puskesmas (Kapus) Bohabak dan Kepala Puskesmas (Kapus) Mokoditek, disertai dengan penyerahan secara simbolis Media isi Piringku dan tempat makanan kepada SDN 1 Saleo, SDN 1 Saleo I, SDN 1 Bohabak I, SDN 1 Biontong dan SDN 1 Biontong I.

Turut Hadir, Sekda Bolmut, Ketua TP-PKK, Wakil Ketua TP-PKK, Pimpinan SKPD, seluruh pejabat eselon III dan IV, sangadi, camat dan masyarakat setempat.

(PtB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *