by

Diduga” Ada Penyalahgunaan Anggaran di Balai Bahasa Sulut

Manadozone || manado – Kinerja Balai Bahasa Sulawesi Utara (Sulut) dipertanyakan, penggunaan sejumlah Anggaran disinyalir di mark up oleh oknum pejabat di lingkup Balai Bahasa tersebut.
Informasi yang dirangkum manadozone.com dari sumber yang namanya enggan di ekspos menyatakan bahwa ada indikasi penyalahgunaan anggaran oleh oknum Bendahara.
Sumber mengungkapkan selama dirinya bekerja di Balai Bahasa sudah banyak melihat kecurangan yang terjadi, dimana anggaran yang digunakan untuk kegiatan baik sosialisasi atau kegiatan lomba, dananya selalu di mark up oleh oknum-oknum pejabat di Balai Bahasa, dan itu sudah pernah di Audit oleh BPK beberapa waktu lalu dan hasilnya mantan Bendahara dikenai TGR dan sangsi administrasi.
Lanjut Sumber, sejak di kenai TGR 3 tahun silam hingga saat ini proses pengembalian uang Negara tersebut oleh oknum mantan bendahara belum selesai hingga saat ini.
Sumber juga membeberkan bahwa belum lama ini ada pekerjaan pembuatan sekat ruangan namun sayangnya proses pekerjaan tersebut tidak transparan dan disinyalir ada permainan, pasalnya pekerjaan tersebut tidak memasang papan proyek dan dikerjakan oleh keluarga salah satu pejabat di Balai Bahasa. Ujar sumber
Sementara itu Kepala Balai Bahasa Sulut Supriyanto Widodo, S.S M.Hum saat di konfirmasi senin (1/10) di ruangannya membantah tudingan tersebut.
Menurut Supriyanto memang benar ada temuan BPK seperti itu tapi kejadian tersebut sebelum dirinya menjadi kepala Balai Bahasa di Sulut “memang ada Temuan oleh BPK namun saat itu bukan saya yang menjadi Kepala Balai Di Sulut” ujarnya.
Lanjut dikatakan Supriyanto, proses pengembalian uang Negara yang dibebankan kepada mantan Bendahara tersebut langsung ke kas Negara dan diawasi oleh Pihak Balai namun hingga saat ini belum selesai karena pembayaran hanya di potong dari gaji mantan Bendahara tersebut.” Proses Ganti Rugi oleh langsung ke kas Negara namun pihaknya tetap mengawasi prosesnya”.

Baca juga:   Kecewa, Kapolri diminta Tinjau Lagi Kapolda Sulut yang Baru dilantik
Sekat ruangan balai bahasa

Terkait Pengadaan sekat ruangan supriyanto menyatakan bahwa itu merupakan pekerjaan pemeliharaan bukan pengadaan meskipun sekat tersebut baru diadakan namun nominal anggaran tidak dibeberkan “pekerjaan tersebut bukan pengadaan baru hanya perawatan bangunan saja dan anggaran hanya menyesuaikan dari Pusat dan pelaksana pekerjaan hanya di tunjuk oleh kami”. Kunci Supriyanto

(Melki T)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed