by

Jelang Pengucapan Syukur Minahasa, Mewoh Ingatkan Bersyukur Bukan Pesta Pora

Manadozone || Tondano – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Minahasa, memutuskan bahwa Perayaan Pengucapan Syukur Minahasa akan digelar pada Minggu 22 Juli 2018, terkait hal tersebut, Bupati Minahasa Drs Royke H Mewoh DEA, berharap agar pengucapan syukur dijadikan momen untuk bersyukur kepada Tuhan atas segala kasih dan berkatnya dalam kehidupan kita.

“Jangan jadikan Pengucapan Syukur sebagai ajang pesta porah,”ujar Bupati

Lanjut dikatakan Bupati, perayaan pengucapan syukur dimaknai sebagai perayaan mengucap syukur atas berkat Tuhan atas kelimpahan berkat atau hasil di sektor pertanian, perikanan dan juga perkebunan.

Baca juga:   Polres Bolmong Pastikan, Kasus Pencurian Dengan Terlapor Jimy Ingkiriwang Yang Dilaporkan Andri Runtuwene Tetap Berlanjut

“Bersyukurlah dengan segenap hati dan tulus iklas kepada Tuhan merupakan cara iman orang percaya,” katanya

Dewasa ini kita telah salah dalam memaknai Pengucapan Syukur, sebab yang kita utamakan adalah persiapan konsumsi bukannya persembahan syukur kepada Tuhan.

Pengucapan syukur merupakan kearifan lokal yang perlu dilestarikan, sebab selain memiliki makna teologi yang tinggi dan telah mengakar, tapi juga sebagai karakter atau perilaku dan sifat hidup jemaat yang diekspresikan dalam bentuk pengucapan syukur.

“Intinya pengucapan syukur dirayakan sebagai bentuk ekspresi rasa syukur dan terima kasih atas berkat Tuhan. Sehingga pengucapan syukur harus dirayakan sesederhana mungkin dan tidak boros,” tutur Bupati.

Baca juga:   Polres Minahasa Selatan Tangkap 2 Pemuda yang Membawa Senjata Tajam

Selain itu, Bupati menambahkan hal yang tak kalah penting yang harus dilakukan adalah menjaga keamanan dan kedamaian,”tambahnya (Toar)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed