by

Pilrek Usai, Majukan Unsrat Jadi Prioritas

Manadozone || Manado – Dengan dilantiknya Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Prof Dr Ellen Kumaat periode 2018-2022 maka proses pemilihan rektor (Pilrek) berakhir. “Kini, tugas memajukan Unsrat menjadi priroritas,” ucap Wakil Rektor II Dr Ronny Maramis disaat konperensi pers di yang digelar di kawasan Mega Mas Manado.

Berbagai gejolak selama masa pemilihan rektor hingga pelantikan yang dilaksanakan Menteri Riset Pendidikan Tinggi (Menrisetdikti) dinilai merupakan dinamika yang biasa terjadi dalam proses demokrasi di lingkungan perguruan tinggi negeri.”Berbagai gejolak baik unjuk rasa maupun tudingan yang tidak berdasar merupakan dinamika dalam proses demokrasi di civitas akademik yang kita cintai ini,” tambah Maramis. Menurutnya hal tersebut wajar dan bisa diterima sebagai masukan sepanjang sesuai aturan serta etika yang berlaku.

Baca juga:   Bupati Bolmong Gelar Pertemuan Bersama Jajaran dan BPK RI

Hal senada juga ditambahkan Dr Rignolda Djamaludin yang juga menghadiri pertemuan bersama sejumlah wartawan. Menurut Djamaludin aksi unjuk rasa sepanjang memenuhi aturan serta etika merupakan hal wajar. Namun jika yang terjadi sebaliknya akan menciderai demokrasi serta etika dalam menyampaikan aspirasi.”Janganlah mengotori kampus tercinta ini dengan cara-cara yang tidak beretika dan irasional. Apalagi kita ini kaum intelektual,” tandas Rignolda.

Sejumlah petinggi Unsrat yang hadir diantaranya Wakil Rektor II Dr Ronny Maramis, Dr Rignolda Djamaludin, Dr Toar Palilingan dan Juru Bicara Hesky Kolibu sepakat berupaya memajukan Unsrat sebagai kampus kebanggaan Sulawesi Utara.

Baca juga:   Wenny Lumentut Sah! Pimpin Gerindra Sulut

Baik Maramis maupun Kolibu berharap agar seluruh elemen bersatu memajukan Unsrat dengan melakukan cara-cara terhormat serta sesuai prosedur hukum. Serta tidak menyebarkan berita bohong atau hoax dan fitnah yang akan berimplikasi buruk bukan hanya bagi Unsrat, juga bagi aktor intelektual yang berdiri dibelakang aksi-aksi yang diduga merupakan bayaran seperti yang terjadi pada aksi protes di Jakarta.

Sebelumnya Menristekdikti Mohamad Natsir telah melantik Prof DR Ir Ellen Joan Kumaat sebagai Rektor Unsrat periode 2018-2022 dengan pesan agar universitas negeri kebanggaan Sulawesi Utara bisa maju dan menjadi universitas kelas dunia.

Baca juga:   Tomohon Harmony Concert Serangkaian Penutupan TIFF 2019 di GOR Babe Palar

Mohamad Natsir menambahkan berbagai kemajuan yang sudah dicapai Unsrat seperti akreditas A dan status BLU merupakan prestasi tersendiri yang dilakukan Prof Ellen Kumaat saat menjabat rektor periode sebelumnya. Bahkan dijadwalkan dalam waktu dekat akan dilanjutkan pembangunan rumah sakit pendidikan terbesar di Indonesia Timur.

Menurut Natsir ada empat instrumen utama yaitu transparansi, awareness, accountability dan responsibility yang dapat diterapkan untuk mewujudkan Unsrat menjadi universitas kelas dunia.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang juga menghadir i pelantikan kala itu, memberikan dukungan bagi Rektor Prof DR Ir Ellen Joan Kumaat dengan harapan agar Unsrat bisa lebih hebat sera menghasilkan lulusan terbaik di Sulut bahkan Indonesia.(JE)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed