by

Menjelajah ‘Negeri Gajah Putih’ Thailand


Manadozone || Thailand –
Mengawali perjalanan wisata ke Thailand banyak hal yang bisa diambil kisah maupun budaya bangsa Thai.

Tiba di Thailand, penulis menelusuri bandara untuk berpindah dari bandara Internasional ke domestik. Bandar Udara Suvarnabhumi (bahasa Thai: ท่าอากาศยานสุวรรณภูมิ, penyebutannya sù.wān.nā.pʰūːm) adalah bandara internasional yang melayani kota Bangkok, Thailand, merupakan bandara baru untuk menggantikan Bandara Internasional Don Muang. Setelah beberapa kali penundaan, bandara ini akhirnya mulai dibuka secara terbatas pada tanggal 15 September 2006 dan seluruhnya pada tanggal 28 September 2006.

Baca juga:   Walikota Eman Hadiri Pelantikan IWAPI se-Kota Tomohon

Bandara ini terletak di Racha Thewa, di distrik Bang Phli, provinsi Samut Prakan, sekitar 25 kilometer sebelah timur Bangkok. Nama Suvarnabhumi dipilih oleh Raja Bhumibol Adulyadej yang artinya tanah emas. Bandara ini mempunyai menara kontrol dengan tinggi 132,2 meter, menjadikannya sebagai bandara dengan menara kontrol tertinggi di dunia.

Luas terminal bandara (563.000 meter persegi) juga menjadikannya sebagai bandara yang mempunyai luas terminal tunggal kedua di dunia di bawah Bandara Internasional Hong Kong.

Di Asia, bandara ini juga menjadi bandara tersibuk keempat di bawah Bandar Udara Internasional Haneda, Bandar Udara Internasional Beijing dan Bandar Udara Internasional Hong Kong.

Baca juga:   Walikota Eman Kunjungi Pameran GMIM Expo HUT Ke-84 GMIM Bersinode di Minut
Patung Jam Terkenal di Chiang Rai

 

Setelah itu terbang menuju provinsi Chiang Rai selama kurang lebih 90 menit. Provinsi ini merupakan salah satu provinsi yang menyimpan sejarah Thailand atau lebih tepatnya negara dengan sistem pemerintahan monarki konstitusional dimana raja merupakan pemimpin negara dengan kepala pemerintahannya adalah perdana menteri yang dilantik oleh raja.

Sejarah Kerajaan Thailand sendiri dimulai ketika Raja Meng Rai mendirikan kerajaan Lan Na (1292–15 Januari 1775) beribukota di Chiang Mai dan menguasai Thailand Utara saat ini, seperti Chiang Rai dan Mae Hong Son. Lan Na berarti “jutaan sawah”, mulai memasuki masa keemasan setelah mengalahkan kerajaan Mon di Haripunchai (Lamphun sekarang). Kerajaan ini berbatasan dengan kerajaan Sukhothai dan Phayao.(Bersambung)

Baca juga:   Usai Mencoblos, Ini Pesan Bupati Minahasa

Penulis : Jimmy Endey

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed