by

Penerima PKH di Tompaso Sering Diminta “Uang Lelah” oleh Pendamping

Manadozone || Tondano – Para penerimah bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Minahasa, khususnya di Kecamatan Tompaso dikeluhkan para penerima, pasalnya beberapa oknum pendamping sering meminta uang kepada warga penerima bantuan.

Menurut informasi dari sala satu warga yang juga penerima bantuan, di Kecamatan Tompaso  yang enggan namanya di publikasikan mengatakan, mereka (pendamping, red) tak segan-segan datang ke rumah untuk meminta uang kepada penerimah PKH. 

“Mereka langsung datang kerumah pada saat mereka tahu kalau kita suda cair,” ungkapnya.

Baca juga:   Gelar Rapat PPID oleh Humpro, Mandagi : Kegiatan ini Sesuai PERWAKO No.28 Tahun 2018

Ia juga menjelaskan pungutan ini sudah berlangsung lama. Bahkan setiap 3 bulan ketika pencairan suda ada, para pemungut tersebut selalu mendatangi rumah-rumah warga yang menerima untuk meminta uang capek.

“Bantuan ini kan di peruntukan bagi warga kurang mampu. Dan para pendamping kan suda ada gajinya, kenapa musti lagi meminta kepada warga yang kurang mampu?. Walaupun jumlah uang yang diminta tidak terlalu banyak, tapi kalau banyak terkumpul bisa mencapai jutaan rupiah,” sebutnya.

Bahkan menurut informasi dari beberapa warga di Kecamatan lain, mereka mengatakan pungli ini suda menjadi kebiasaan atau hampir di semua desa para pendampingi melakukan hal yang sama.

Baca juga:   Pemkab Minsel Menggelar Apel Perdana Tahun 2017

Kepala Dinas Sosial Minahasa Royke Kaloh, ketika di konfirmasih langsung membantah hal tersebut. Karena menurut dia, penyaluran bantuan PKH ini langsung kerekening penerima.

“Jadi tidak ada potong memotong soal dana bantuan tersebut, dan itu tidak benar,” jelas Kaloh.

Namun Kaloh mengatakan jika ada oknum melakukan pungli dengan menagih kepada penerima usai pencairan, siap-siap menerima resiko dan sangsi.

“Saya suda pernah kumpulkan para pendamping disetiap desa, dan mewarning kepada mereka agar jangan melakukan pungli kepada penerima,” pungkasnya.(Toar)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed