by

Dorong Percepatan Penanaman Modal, BKPM Adakan ‘Market Sounding’ di Beijing

Manadozone || Beijing – Badan Koordinasi Penanaman Modal terus melakukan langkah-langkah aktif untuk mendorong percepatan penanaman modal yang menjadi salah satu fokus Pemerintah. Salah satunya adalah dengan melaksanakan kegiatan “Investment Market Sounding 2018: Strategic Projects in Economic Zones” pada tanggal 15 Mei 2018 di Hotel Pan Pacific Beijing, RRT.

Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal, Badan Koordinasi Penanaman Modal, Tamba P. Hutapea menegaskan bahwa pelaksanaan Market Sounding dimaksudkan untuk dapat mencapai target realisasi investasi 2018 sebesar Rp 765 triliun dan mendorong pertumbuhan ekonomi, serta upaya Pemerintah dalam rangka pemerataan ekonomi, sekaligus perluasan penciptaan lapangan kerja dan peningkatan ekspor nasional.

“Investment Market Sounding sebagai kegiatan yang bertujuan untuk memasarkan beberapa kawasan ekonomi dalam hal ini Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Kawasan Industri (KI) sebagai lokasi strategis bagi para investor yang akan menanamkan modalnya di Indonesia, sekaligus memasarkan beberapa proyek strategis potensial terkait pembangunan infrastruktur dalam rangka pengembangan kawasan ekonomi dimaksud,” ujarnya dalam konferensi pers terkait rencana pelaksanaan kegiatan BKPM tersebut, Selasa (15/5/2018).

Baca juga:   Pemkot Manado Seleksi Kepala Lingkungan Periode 2018

Duta Besar RI untuk Beijing, RRT Djauhari Oratmangun dalam acara ini menyampaikan bahwa saat ini hubungan bilateral Indonesia dan RRT semakin erat dan intensif. Hal ini berawal sejak pertemuan Presiden RI Joko Widodo dan Presiden RRT Xin Jiping pada bulan Mei 2017 dalam rangka kesepakatan implementasi kerangka kerjasama Belt and Road Initiatives-Global Maritime Fulcrum (BRI-GMF). “Terdapat tiga (3) pilar penting yang menjadi prioritas Pemerintah saat ini, yakni investasi, perdagangan, dan pariwisata, dimana atas ketiga aspek ini RRT menjadi partner strategis Indonesia,” ujar Djauhari pada saat membuka acara tersebut.

Baca juga:   Gubernur OD Buka UNBK dan UNKP se-Sulut

Tamba menyampaikan bahwa pemilihan kegiatan di RRT mengingat tiga tahun terakhir ini investor RRT menjadi mitra strategis Pemerintah. Hal ini ditunjukkan dengan semakin meningkatnya kerja sama di bidang investasi sehingga realisasi investasi investor RRT di Indonesia meningkat signifikan.

“Saat ini RRT merupakan salah satu sumber investasi terbesar Indonesia, setelah Singapura, dan Jepang. Selama tiga tahun terakhir yakni tahun 2015-2017 nilai realisasi investasi RRT mencapai 6,65 miliar USD. Pada tahun 2017, realisasi investasi RRT mencapai 3,3 miliar USD atau naik empat kali lipat dari tahun sebelumnya. Investasi RRT mayoritas 64% di bidang industri pengolahan dan 68% berlokasi di luar Jawa. Dengan demikian, karakteristik investasi RRT sebenarnya sejalan dengan upaya Pemerintah dalam rangka mendorong tumbuhnya industrialisasi dan peningkatan ekspor, serta di sisi lain mendorong upaya Pemerintah dalam pemerataan ekonomi,” lanjut Tamba.

Baca juga:   Keluarga Korban Kebakaran Dapat Bantuan Langsung dari Bupati Minahasa

Kegiatan Investment Market Sounding dihadiri oleh sekitar 64 perusahaan investor potensial RRT dengan total peserta sekitar 130 peserta. Peserta meliputi beberapa investor RRT yang bergerak di bidang industri manufaktur (antara lain: industri makanan, industri otomotif, industri farmasi dan obat-obatan), pembangkit listrik, konsultan engineering, pengembang kawasan yang menjadi klien atau mitra Bank of China (BOC).

Dalam pelaksanaan Investment Market Sounding kali ini BKPM bekerja sama dengan KBRI Beijing, RRT; dan Bank of China (BOC); serta Sekretariat Dewan Nasional KEK, memasarkan Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei, Kawasan Industri CFLD New Industry City Development, Kawasan Industri Greenland International Industrial City/GIIC; Kawasan Industri Java Integrated Industrial and Port Estate/JIIPE; Modern Cikande Industrial Estate/MCIE; dan Kawasan Industri Podomoro Industrial Park.(djo)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed