by

Proyek Unima Diduga Bermasalah

Manadozone || Tondano – Pembangunan di Universitas Negeri Manado (Unima) saat ini sedang berlangsung. Proyek yang menggunakan uang negara tersebut disinyalir bermasalah.

Pekerjaan pembangunan gedung di Fakultas Ekonomi (Fekon) dan Fakultas Teknik (Fatek) , yang merupakan paket pekerjaan dalam tahun anggaran tahun 2017 ini diduga tak sesuai seharusnya.

“Pekerjaannya sangat tidak berkualitas karena ada beberapa persoalan dalam ketiga gedung itu,” kata sumber yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Anehnya lagi, kata dia, sampai sekarang masih ada pekerjaan terhadap pembangunan gedung Dekanat Fekon dan Fatek serta gedung kuliah Fekon, namun anggarannya sudah dikucurkan 100 persen kepada pihak ketiga.

Baca juga:   Pemkot Manado Launching Call Center Manado Siaga 112

“Untuk pembangunan gedung Dekanat Fatek menelan anggaran Rp 3.025.000.000, jumlah yang sama juga untuk gedung dekanat dan perkuliahan Fekon. Jika ditotal ketiganya yakni Rp 9.025.000.000 yang bersumber dari Angggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2017,” jelas sumber lagi.

Bukan saja itu, aroma kolusi dan nepotisme juga sangat kentara dalam paket pekerjaan tersebut. Pasalnya, pihak ketiga terbilang memiliki hubungan kedekatan dengan petinggi Unima.

“Seluruh proyek di Unima hanya dimonopoli oleh orang yang ada kedekatan khusus dengan petinggi. Buktinya hanya dua perusahaan saja yang melakukan pekerjaan di Unima,” tandasnya.

Baca juga:   Wawali Sompotan Hadiri Kegiatan Hari Jantung Se=Dunia di Hotel Sintesa Peninsula Manado

Untuk itu sumber mengharapkan aparat hukum jangan tinggal diam dengan persoalan ini

“sudah sangat jelas dugaan pelanggaran hukum terjadi dalam pembangunan ini. Karena tidak sesuai bestek dan prosedur penyelesaian administrasinya,” tegasnya Senin (7/5/2018)

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Unima Piter Tulus ketika dikonfirmasi membantah akan hal itu. Karena menurutnya, pekerjaan dalam gedung itu sudah dilaksanakan sesuai aturan.

“Sudah dikerjakan dengan seharusnya,” pungkas Tulus

Kapolres Minahasa AKBP Christ Pusung melalui Kasat Reskrim AKP Franki Ruru ketika dimintai tanggapannya mengatakan, jika memang ada permintaan seperti itu maka pihaknya siap melakukan penyelidikan.

Baca juga:   Sekot Lolowang Wakili Walikota Eman Menghadiri Ibadah Paskah di GMIM Lahendong

“Kami siap melidik asalkan ada data dan bukti pendukung,” tegasnya.(Toar)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed