by

Kejari Tomohon Bersama Dinas Pendidikan Daerah Lakukan Penerangan Hukum Bagi Para Siswa

Manadozone||Tomohon –  Guna mendidik para generasi muda khususnya para pelajar yang ada di kota tomohon agar lebih mengenal dan memahami akan pentingnya revolusi mental dan karakter bangsa dalam bidang pendidikan, untuk itu, Kejaksaan Negeri Tomohon melalui Seksi Intelejen, kembali melakukan sosialisasi mengenai hukum di SMA Kristen 1 Tomohon, pada Jumad, (26/01/2018).

Kegiatan yang dilakukan oleh Tim Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Kejaksaan Negeri Tomohon ini, sebagai tindak lanjut dari perintah Jaksa Agung RI untuk mewujudkan visi dan misi Presiden RI yang dituangkan dalam program nawacita.

Kajari Tomohon Edy Winarko, SH, MH, melalui Kepala Seksie (Kasie) Intelejen Kejari Tomohon Wilke H Rabeta SH, mengatakan sosialisasi ini, sebagai peran serta dari kejaksaan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan hukum, kepada para siswa SD, SMP, SMA.dan Perguruan Tinggi.

Baca juga:   Walikota Eman Dampingi Menpar Arif Yahya Hadiri Grand Final Kontes Ratu Bunga

Ditambahkan Rabeta,  sosialisasi ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan dan penerangan melalui program JMS pertamakalinya di tahun 2018.

Sementara itu, melalui program JMS ini, pemerintah kota (Pemkot) tomohon turut serta, melalui  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Tomohon DR. Dolfien Juliana Karwur, M.Kes, M.Si beserta jajaran.

Dalam sambutannya,  Karwur sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan JMS, dan  berharap program JMS ini, dapat bersinergi dengan program unggulan Diknas saat ini yaitu Program Penguatan Karakter.

Untuk diketahui, rencananya tahun ini Kejari Tomohon bersama Dikbud akan kembali melaksanakan iven Ekspose Prestasi dan Kreativitas Siswa Bersama Jaksa Masuk Sekolah (Ekspresi-JMS) yang saat ini sudah masuk tahun ketiga pelaksanaannya.

Baca juga:   Wakili Walikota Tomohon, Sekot Lolowang Hadiri Penutupan Diktuba TNI AD Tahun 2018

Hal ini, Pemkot Tomohon sangat mengapresiasi program JMS Kejari Tomohon yang mendapatkan peringkat 2 nasional dalam Pameran Inovasi Pelayanan Publik di Kejaksaan Agung RI.
Dalam kegiatan JMS ini, para jaksa memperkenalkan tugas pokok Kejaksaan RI dan mengajarkan mengenai cara berperilaku bagi para siswa dengan membawakan materi “Kenakalan Remaja” serta materi anti korupsi sejak dini kepada para siswa. Terlihat jelas antusias dari para siswa dan guru dalam mengikuti kegiatan. Dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan mengenai permasalahan hukum yang diajukan kepada Tim JMS.

Untuk memeriahkan kegiatan Tim JMS mengisi dengan games-games yang memberikan pengetahuan hukum kepada para siswa. Diharapkan dengan kegiatan JMS dapat memberikan pengetahuan hukum bagi para siswa.

Baca juga:   Advetorial: Bupati Minahasa Jadi Irup di HUT ke-75 RI, Wakil Bupati Irup saat Penurunan Bendera

diharapkan para siswa dapat menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum. Kegiatan dihadiri oleh Kasi Intelijen Kejari Tomohon Wilke Rabeta, SH dan jaksa Mariska Kandou, SH, MH beserta tim JMS, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Kota Tomohon DR. Dolfien Juliana Karwur, M.Kes, M.Si beserta jajaran, Kepala Sekolah SMA Kristen 1 Tomohon Ferly J. W. Rau, S.Pd serta para Guru dan Staf Tata usaha, dan Duta Adhyaksa Krisan Sangari. Kedepannya msh ada beberapa sekolah di Tomohon yg akan dilaksanakan JMS dgn target setiap bulannya dilakukan penyuluhan dan penerangan hukum program JMS di SD, SMP dan SMA se-Kota Tomohon. Diketahui sebanyak 150 siswa menghadiri kegiatan JMS. (whr/Rdk)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed