by

Tahun Akedemik 2016/2017 Akedemi Fisioterapi St Lukas Wisuda 15 Mahasiswa

Tomohon||ManadoZone – Akedemi Fisioterapi St Lukas Tomohon. Selasa (26/09/2017) menggelar rapat senat terbuka luar biasa wisuda kepada 15 Mahasiswa lulusan akedemi fisioterapi St.Lukas Tomohon Angkatan XVI, Tahun Akademik 2016/2017. Bertempat di Aula AAB Kelurahan Matani Tomohon.

Adapun prosesi wisuda ini diawali dengan Misa syukur dipimpin Pastor Steven Langitan.Pr. dihadiri Sekretaris Kota Ir Harold Lolowang MSc mewakili Walikota Tomohon Jimmy Feidie  Eman , Kadis Kesehatan Provinsi Sulut Heru Pratigno, ketua Yayasan Manuel Runtu Bruder Marianus, pendiri Yayasan Manuel Runtu Bruder Han Gerittse Csd, Direktur Akademi Fisioterapi St Lukas Tomohon Andreas Ndityomas.

Baca juga:   Lantik Pejabat Eselon II, Walikota Senduk : Reward Akan Kami Berikan Bagi Aparatur Yang Punya Totalitas dan Prestasi Kinerja

Dalam sambutannya, Lolowang menyampaikan kebanggaan atas nama pemerintah Kota Tomohon dengan adanya Akademi  Fisioterapi ini, dari rentang perjalanan kehadirannya ditengah masyarakat kota tomohon sehingg memberikan kontribusi dan partisipasi nyata untuk kemajuan dan perkembangan dunia fisioterapi di Kota Tomohon.

Lolowang menjelaskan, melalui momentum ini memiliki nilai strategis bagi kalangan kampus Akademi Fisioterapi Tomohon karena telah meluluskan program diploma tiga akademi fisioterapi yang nota bene merupakan pilar-pilar bangsa dan daerah.

“Sebagai orang tua, kita juga patut berbangga atas segala upaya dan kerja keras anak-anak kita selama ini”, akan tetapi usaha kita jangan berhenti disini, dukungan orang tua bahkan kita sekalian sangat diperlukan untuk perjalanan mereka kedepan, ujar Lolowang.

Baca juga:   Politon Membuka Kegiatan Pesta Seni di GMIM Kanaan Uliandano

Hadir dalam kegiatan wisuda ini juga yakni, Kepala Dinas Kesehatan dr Deesje Liuw M Biomed, Camat Tomohon Tengah Sjerly Bororing, Orang Tua/Wali para wisudawan, serta undangan yang turut hadir.

 

((Rdk)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.