by

Walikota Lomban Membuka Kegiatan Pembentukan Brigade Siaga Bencana

Bitung||ManadoZone –  Wali kota Bitung Maximiliaan Lomban Bersama Ketua Tim PK-PKK Khouni Lomban Rawung, membuka kegiatan Persiapan Pembentukan Brigade Siaga Bencana. Rabu. (30/08/2017 Kemarin).Bertempat di Ruang Rapat Lt. IV Kantor Walikota Bitung, dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Oktofianus Tumundo, Ketua Dharma Wanita kota Bitung dr. Rinny Pangemanan Tinangon Sp.PD, Unsur Forkopimda , unsur kewirausahaan, seluruh jajaran pemerintah kota, PMI, LSM dan Ormas yang hadir.

Walikota Lomban kesempatan ini mengatakan,  bencana adalah Kejadian akibat fenomena alam yang luar biasa yang disebabkan ulah manusia yang menimbulkan korban jiwa, kerugian material dan kerusakan lingkungan. Bencana alam adalah kejadian yang ditimbulkan oleh bahaya alam yang tak bisa diatasi oleh kemampuan lokal dan mempengaruhi dengan serius pembangunan sosial dan ekonomi sebuah wilayah

Baca juga:   Dialog Pemkot dan Para Linmas, Walikota Eman Ajak Untuk Terus Jaga Lingkungan

“Bencana yang terjadi tidaklah dapat diperkirakan oleh kita, selalu terjadi secara tiba-tiba dan tidak terduga, oleh karena itu perlu adanya kesiap-siagaaan dari masyarakat dalam mengantisipasi bencana itu penting karena dengan begitu kita dapat mengurangi resiko ketika bencana terjadi” tutur Lomban

Lanjutnya kesiap-siagaan yang dimaksud adalah suatu upaya dari masyarakat dalam merespon kejadian bencana secara cepat dan tepat. karena sampai saat ini belum ada alat pendeteksi bencana yang bisa memprediksi kapan bencana akan datang. Bencana hanya dapat diperkirakan melalui fenomena-fenomena alam yang terjadi namun kapan pastinya bencana itu datang tidak ada yang tahu.

Baca juga:   Wawali SAS Hadiri Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Bank SulutGo

Lomban Berharap melalui kesempatan ini mari kita berkomitmen untuk tunjukkan langkah-langkah yang serius, yang intensif, yang melibatkan semua pihak, agar dapat bergandengan tangan, menyamakan visi dan misi dengan penuh tanggung jawab bersama-sama dalam upaya menjaga dan melindungi lingkungan disekitar kita, mampu berinergi dalam setiap penanganan bencana, serta memaksimalkan semua kemampuan yang kita miliki untuk meminimalisir bahaya akibat terjadinya bencana

Atas hal ini, Lomban mengapresiasi kepada seluruh Lapisan dan Unsur yang menjadi bagian dalam kegiatan Persiapan Pembentukan Brigade Siaga Bencana dalam upaya membangun kota Bitung

Baca juga:   Pertama di Indonesia Michi no Eki "Akan" ada di Kota Tomohon

“Bencana yang terjadi tidaklah dapat diperkirakan oleh kita, selalu terjadi secara tiba-tiba dan tidak terduga, oleh karena itu perlu adanya kesiap-siagaaan dari masyarakat dalam mengantisipasi bencana itu penting karena dengan begitu kita dapat mengurangi resiko ketika bencana terjadi” tutur Lomban

Lomban menambahkan,  kesiap-siagaan yang dimaksud adalah suatu upaya dari masyarakat dalam merespon kejadian bencana secara cepat dan tepat. karena sampai saat ini belum ada alat pendeteksi bencana yang bisa memprediksi kapan bencana akan datang. Bencana hanya dapat diperkirakan melalui fenomena-fenomena alam yang terjadi namun kapan pastinya bencana itu datang tidak ada yang tahu.

(JS/Rdk)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed