by

Pemkot Tomohon Gelar Fasilitasi Penyusunan Standar Operasional Prosedur

Tomohon||ManadoZone – Pemerintah Kota Tomohon melalui Bagian Organisasi dan Sumber Daya Manusia melaksanakan kegiatan Fasilitasi Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pemkot Tomohon bertempat di Rumah Dinas Walikota Tomohon, Selasa (25/7)

Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak diwakili Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold V Lolowang MSc pada sambutannya sekaligus membuka kegiatan ini secara resmi mengatakan bahwa sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 52 Tahun 2011 tentang standar operasional prosedur di lingkungan pemerintahan provinsi dan kabupaten/kota ditegaskan bahwa setiap pelaksana pada unit kerja harus menyusun SOP, yang bertujuan untuk mewujudkan birokrasi pemerintahan daerah yang efektif, efisien dan ekonomis, dan menjadi pedoman bagi setiap instansi pemerintah daerah dalam penyelenggaraan tugas pokok dan fungsinya.

Baca juga:   Pemkab Minahasa Siap Wujudkan Manajemen ASN Berbasis Merit

Lolowang menjelaskan, dalam rangka meningkatkan mutu dan standar pelayanan di instansi yang melaksanakan pelayanan public maka Pemkot Tomohon telah menetapkan salah satu program prioritas yakni pelayanan public yang cerdas (Smart City Cervice) yaitu pelayanan public yang memiliki standar pelayanan public dan dapat diakui. Adapun standar pelayanan lainnnya seperti tersedianya bus (dan Shuttle Bus) khusus untuk masyarakat yang akan mengurus perijinan di kantor pelayanan public Pemkot Tomohon.

“Dalam waktu dekat tepatnya tanggal 7 Agustus 2017, Pemkot Tomohon akan melaunching Pelayanan Publik sekaligus Kantor Pusat Pelayanan Publik sebagai tindak lanjut MOU dengan KPK RI yang adalah juga implementasi program prioritas Pemkot Tomohon yang tertuang dalam RPJMD Kota Tomohon Tahun 2016-2021 yaitu Program Dedicated Emas (e-Governement, Merubah wajah kota, Akselerasi pembangunan, Smart city service)” ujar Lolowang.

Baca juga:   Peduli Dampak Covid-19, Pemda Bolmong Terima Bantuan APD dari INHOTCH

Sekkot Tomohon juga menyampaikan bahwa dalam rangka mendukung target dan capaian program tata kelola pemerintahan yang berbasis elektronik dan smart city services maka Kota Tomohon telah dipercayakan pemerintah pusat yaitu Kementerian Kominfo RI sebagai salah satu kota dalam Gerakan Menunju 100 Smart City.

“Saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada naraasumber dari biro oraganisasi Setda Provinsi Sulawesi Utara, saya juga mengajak para peserta untuk senantiasa bersungguh-sungguh memahami dan memperhatikan apa yang disampaikan oleh para narasumber sehingga setelah kegiatan ini selesai ada poin-poin penting yang dapat dibawa pulang dan diterapkan dalam pelaksanaan standar operasional prosedur dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik” tutup Lolowang.

Baca juga:   Penetrasi Pasar Produk Indonesia Di Tiongkok Dimulai Dari Fuzhou

Sebelumnya, Kepala Bagian Organisasi dan Sumber Daya Manusia Tomohon Ir Martine I Mamesah MSi dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan dan memacu persaingan positif antara unit penyelenggara pelayanan dalamn upaya peningkatan kinerja pelayanan serta sebagai bentuk pengawasan bagi masyarakat terhadap kinerja pelayanan pada masing-masing unit pelayanan di Kota Tomohon.

Turut hadir sebagai narasumber yakni,  Farly Kotabunan selaku Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Sulut, Ketua DPRD Kota Tomohon Ir Miky J L Wenur, Kapolres Tomohon diwakili Kompol Meiske S Ering, Ketua Pengadilan Negeri Tondano Julien Mamahit SH MH, Kejari Tomohon diwakili Jaksa Fungsional Mariska Kandouw SH MH serta para peserta yang terdiri dari sekdis, sekban dan operator.

(Th/Rdk)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed