by

Sering Lakukan Pungli Oknum Pala Terjaring OTT

Tomohon || manadozone.com- Tim Saber Pungli (Sapu Bersih Pungutan Liar) Kota Tomohon mengamankan pria berinisial DP, oknum Kepala Lingkungan (Pala) di Kecamatan Tomohon Tengah yang diduga sering melakukan praktek pungli, Senin (15/05/2017) sekitar pukul 15.30 WITA.

Korbannya adalah Meidi, seorang PNS yang berdinas di Kejaksaan Negeri Tomohon, warga Kecamatan Tomohon Tengah. Dijelaskan korban, sore itu ia mendatangi rumah DP dengan maksud mencari surat pengantar untuk mengurus kartu keluarga dan surat keterangan pernah menikah.

DP lalu meminta Surat Tanda Lunas Pajak Bumi dan Bangunan, korban mengatakan kalau dirinya tinggal di rumah dinas Kejaksaan Negeri Tomohon yang berada di Kelurahan Matani.

Baca juga:   BNI dan PT. The Univenus Serahkan Bantuan Penanganan Covid-19 Kepada Pemkot Tomohon

Selanjutnya DP meminta Surat Lunas Retribusi Kebersihan dan dijelaskan korban iuran tersebut sudah dipotong digaji per bulan, Tak berhenti disitu, DP kemudian meminta dana partisipasi pembuatan tenda sebesar Rp 200 ribu.

Korban yang merasa curiga tak langsung memberikan uang, Kejadian ini lalu dilaporkan korban kepada atasannya yang diteruskan dengan menghubungi pihak Polres Tomohon.

Sekitar pukul 15.30 WITA, korban kembali mendatangi rumah DP dan mengajaknya ke ATM salah satu bank yang berdekatan dengan rumah DP. Korban lalu mengambil uang sebesar Rp 200 ribu dari ATM dan menyerahkannya kepada DP, Saat penyerahan inilah, Tim Saber Pungli melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap DP lalu dibawa ke Mapolres Tomohon.

Baca juga:   JFE SAS Hadiri Sekaligus Membawakan Materi pada Rakor EPRA

Kapolres Tomohon, AKBP Monang Simanjuntak melalui Kasubbag Humas, Ipda Johnny Kreysen membenarkan adanya OTT tersebut. “DP diamankan bersama barang bukti uang tunai Rp 200 ribu, sepeda motor Honda Blade dan 2 lembar bukti pembahasan tentang biaya pembuatan tenda lingkungan,” jelasnya.

Dari hasil penyelidikan, lanjut Kasubbag Humas, DP sering meminta dana kepada warga untuk pembuatan tenda sejak tahun 2013. “Namun sampai saat ini tenda tersebut tidak pernah ada,” pungkasnya. (Rdk/HPS)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed