PWI Kotamobagu Kecam Ada Oknum Wartawan “diduga Lakukan Pemerasan”

PWI Kotamobagu Kecam Ada Oknum Wartawan “diduga Lakukan Pemerasan”

KOTAMOBAGU, manadozone.com — Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kotamobagu, mengecam keras tindakan yang dilakukan oknum wartawan, dibeberapa Sekolah yang ada di Kota Kotamobagu, yang diduga sudah tidak lagi sesuai dengan Kode Etik Jurnalis, sebagai seorang Wartawan yang bekerja mencari dan menyebarluaskan Informasi.

Gunady Mondo, Ketua PWI Kotamobagu mengatakan yang dilakukan oknum wartawan, dibeberapa Sekolah itu jelas mencoreng Profesi Wartawan dan melanggar UU Nomor 40 Tentang Pers, bahkan melanggar UU Pidana Umum.

“Perbuatan yang dilakukan oknum  wartawan tersebut  tidak hanya melanggar Kode Etik dan UU Pers, tapi juga pelanggaran UU Pidana Umum,” kata Gunady Mondo, Ketua PWI Kotambagu, periode 2019-2022.

Baca juga:   Minahasa Memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-110

Lanjut Gun, sapaan akrab. Dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk cerdas memahami tugas dan fungsi wartawan yang sesungguhnya. Sebab, seorang wartawan dalam melakukan peliputan dilarang meminta atau menerima imbalan apapun dari narasumber.

“Jika ada wartawan yang datang kepada narasumber dan mengancam akan memuat sebuah berita jika tidak dikasih uang, itu patut di pertanyakan. Olehnya, jangan segan-segan melaporkannya kepada Polisi,”  tegasnya.

Lebih lanjut lagi dikatakannya, PWI Kotamobagu akan melakukan investigasi langsung ke lapangan terkait adanya laporan, oknum wartawan yang berkeliaran dengan cara diduga melakukan pemerasan.

Baca juga:   Walikota Eman : 4 Kawasan Akan Dijadikan Produk Unggulan di Kota Tomohon

“Kepada oknum wartawan, jika terbuti adalah anggota PWI, maka akan ditindak tegas. Bisa saja KTA yang bersangkutan akan dicabut. Bahkan, kami tidak segan-segan melaporkan oknum tersebut ke aparat penegak hukum untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.” Tegas Gunady Mondo.

Perlu diketahui, oknum wartawan yang meresahkan tersebut berinisial FS dan JN. Dari informasi yang didapat, Diduga oknum tersebut mendatangi sekolah dan meminta uang, dengan cara yang berbeda. Ada yang diduga dengan cara akan membantu untuk memperbaiki Air bersih dan ada yang diduga meminta sebagai partisipasi.

Baca juga:   Tetty Paruntu Hadiri Rakornas Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas Pembangunan Desa

(Zul)

Tags: , ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply